RADAR SIDOARJO - Seorang perempuan berinisial S, 66, ditemukan meninggal dunia di kamar kos kawasan Pasar Sepanjang, Kelurahan Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Senin (29/9) pagi. Korban diduga meninggal akibat penyakit yang dideritanya.
Kapolsek Taman Kompol Bagus Kurniawan mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, korban sempat mengeluhkan nyeri dada dan sesak napas kepada Adianto, 83, yang berada di sekitar lokasi.
Baca Juga: Kronologi Tabrak Lari di Arteri Wunut Porong Sidoarjo, Pengendara Motor Meninggal di Lokasi
“Sekitar pukul 05.00 WIB, korban sempat bangun dan mengeluhkan nyeri dada serta sesak napas. Korban juga meminta minum, kemudian saksi membelikan teh hangat,” kata Bagus.
Setelah minum sedikit teh, korban kembali tidur. Sekitar pukul 06.00 WIB, saksi mencoba membangunkan korban. Namun, korban tidak merespons. Saat diperiksa, korban diketahui sudah tidak bernapas.
Baca Juga: Dua Kebakaran, Satu Korban Meninggal di Waru Sidoarjo
“Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Taman. Petugas piket Reskrim dan patroli langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan,” jelasnya.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah bersama saksi dan pihak terkait. Dari pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.
Baca Juga: Melompat ke Sungai Mojo Krian Sidoarjo, Pria Diduga Gangguan Jiwa Meninggal
Bagus menambahkan, berdasarkan keterangan warga dan orang-orang yang mengenal korban, S dalam beberapa waktu terakhir memang kerap mengeluhkan sakit dada dan sesak napas.
“Dari keterangan lingkungan sekitar, korban memang sering mengeluhkan sakit dada dan sesak napas. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut dan menyatakan keberatan apabila dilakukan otopsi,” ujarnya.
Baca Juga: Lansia Ditemukan Meninggal Membusuk di Rumah Sidoarjo
Pihak keluarga kemudian membuat surat pernyataan penolakan otopsi dan menyatakan tidak menghendaki adanya proses hukum lebih lanjut. Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
“Jenazah selanjutnya kami serahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” pungkas Bagus. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo