Ini Menu MBG yang Diduga Disantap 268 Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo hingga Keracunan

Suryanto • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 21:56 WIB
DITANGANI: Suasana di sekitar Ponpes Manbaul Hikam, Desa Putat, Tanggulangin. (SURYANTO/RADAR SIDOARJO)
DITANGANI: Suasana di sekitar Ponpes Manbaul Hikam, Desa Putat, Tanggulangin. (SURYANTO/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Sebanyak 268 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, mendapat penanganan medis di enam fasilitas kesehatan

Hal itu setelah mengalami sejumlah keluhan kesehatan yang diduga usai mengkonsumsi makan bergizi gratis (MBG), Selasa (1/9) sore hingga malam.

Baca Juga: Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan MBG Disebar ke Sejumlah Rumah Sakit Sidoarjo

Makanan tersebut dikirim oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekitar pukul 10.00 WIB.

Adapun menu MBG yang dibagikan kepada para santri pada Selasa (1/9) terdiri dari nasi putih, telur orak-arik, tumis buncis baby corn, tempe bumbu Bali, dan buah apel.

Baca Juga: Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Tanggulangin Sidoarjo Diduga Keracunan MBG

Pendamping SPPG Sidoarjo, Serka Andik, membenarkan menu MBG yang dibagikan kepada para santri pada hari tersebut. Menurutnya, makanan dikirim sekitar pukul 10.00 WIB dan biasanya mulai dibagikan kepada santri sekitar pukul 12.00 WIB.

“Menu hari ini nasi putih, telur orak-arik, tumis buncis baby corn, tempe bumbu Bali, dan buah apel,” ujar Serka Andik.

Baca Juga: Temuan Ayam MBG Kurang Matang di Tarik Sidoarjo Jadi Bahan Evaluasi SPPG

Ia menjelaskan, jumlah makanan yang dikirim ke Ponpes Manbaul Hikam diperkirakan mencapai sekitar 440 ompreng. Makanan tersebut tidak seluruhnya dikonsumsi secara bersamaan karena sebagian santri masih mengikuti kegiatan pembelajaran.

“Diperkirakan ada sekitar 440 ompreng. Sebagian dimakan siang, sebagian lagi sore karena santri masih ada kegiatan belajar,” jelasnya.

Baca Juga: Wabup Sidoarjo Pastikan Rehab SDN Kupang 4 Jabon, Siswa Mulai Terima MBG Akhir Juli

Keluhan kesehatan mulai muncul pada Selasa sore, sekitar pukul 16.00 WIB atau menjelang waktu maghrib. Sejumlah santri dilaporkan mengalami muntah-muntah.

Tak lama berselang, ambulans mulai berdatangan ke lingkungan Ponpes Manbaul Hikam untuk mengevakuasi santri yang mengalami keluhan kesehatan.

Para santri kemudian dibawa ke sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga Selasa malam, tercatat sebanyak 268 santri mendapat penanganan medis yang tersebar di enam fasilitas kesehatan. Jumlah tersebut masih dalam pendataan pihak terkait dan berpotensi berubah seiring proses pemeriksaan.

Sementara itu, penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan pada ratusan santri tersebut belum dapat dipastikan. Petugas dan pihak terkait masih melakukan pemeriksaan serta pendataan untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.(sur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
keracunan Santri RSUD Mbg Tanggulangin