Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Tanggulangin Sidoarjo Diduga Keracunan MBG

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 21:03 WIB
DARURAT: Santri yang diduga keracunan MBG terus berdatangan di RSUD RT Notopuro. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
DARURAT: Santri yang diduga keracunan MBG terus berdatangan di RSUD RT Notopuro. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Suasana darurat mendadak menyelimuti RSUD RT Notopuro Sidoarjo, Selasa (1/9) malam.

Ratusan siswa dan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengalami keracunan massal.

Baca Juga: Temuan Ayam MBG Kurang Matang di Tarik Sidoarjo Jadi Bahan Evaluasi SPPG

Ambulans hilir mudik membawa para santri dari lingkungan pesantren menuju rumah sakit pelat merah itu. Sejumlah korban terlihat lemas dan harus segera mendapatkan penanganan medis.

Beberapa di antaranya dilaporkan mengalami mual, muntah, sesak napas hingga kejang. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi dilakukan secara cepat karena jumlah korban terus berdatangan.

Baca Juga: Wabup Sidoarjo Pastikan Rehab SDN Kupang 4 Jabon, Siswa Mulai Terima MBG Akhir Juli

Informasi yang dihimpun Radar Sidoarjo di lokasi, dugaan keracunan tersebut terjadi setelah para siswa menyantap makan siang sekitar pukul 13.00. Makanan yang dikonsumsi para santri diduga berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Salah seorang santri Ponpes Manbaul Hikam menyebut sebagian besar siswa mengalami keluhan serupa setelah menyantap makanan tersebut.

Baca Juga: Dukung Penuh MBG, Pemkab Sidoarjo Integrasikan Kawasan Mandiri Pangan

"Hampir 90 persen siswa yang keracunan usai makan siang dari jatah MBG," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Pantauan di RSUD RT Notopuro, ambulans terus berdatangan mengangkut korban dari pesantren. Sejumlah keluarga santri juga memadati rumah sakit untuk memastikan kondisi anggota keluarganya.

Baca Juga: Cek Kesehatan Siswa Penerima MBG Tahap 2 Berjalan Baik, BPJS Kesehatan Perkuat Upaya Promotif Preventif

Situasi tersebut membuat suasana di rumah sakit tampak ramai. Petugas medis melakukan penanganan terhadap para korban yang datang secara bergelombang.

Sejumlah pejabat juga terlihat hadir untuk memantau langsung proses penanganan. Di antaranya Bupati Sidoarjo, Dandim 0816/Sidoarjo, serta jajaran kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak RSUD RT Notopuro maupun instansi terkait mengenai jumlah pasti korban dan penyebab dugaan keracunan tersebut.

Aparat bersama petugas kesehatan masih melakukan pendataan serta penanganan terhadap para korban. Dugaan keterkaitan makanan dari program MBG juga masih harus menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
keracunan Ponpes RSUD Mbg Massal