Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Dua Pemotor Meninggal Jatuh ke Waduk Kalimati Sidoarjo, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi

Diky Putra Sansiri • Senin, 22 Juni 2026 | 11:37 WIB
TRAGIS: Tim SAR gabungan saat mengevakuasi pengendara motor yang jatuh ke waduk Kalimati di Sidoarjo. 
TRAGIS: Tim SAR gabungan saat mengevakuasi pengendara motor yang jatuh ke waduk Kalimati di Sidoarjo. 

RADAR SIDOARJO - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dua pengendara motor yang terjatuh ke Waduk Kalimati, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (22/6) dini hari.

Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator, Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., mengatakan pihaknya langsung mengerahkan satu tim rescue setelah menerima laporan adanya dua pengendara motor yang jatuh ke dalam Waduk Kalimati pada Minggu (21/6) malam.

“Begitu menerima informasi dari masyarakat, kami segera mengerahkan tim rescue menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan pencarian terhadap dua korban yang diduga tenggelam di Waduk Kalimati,” ujar Nanang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, warga melihat sepeda motor yang ditumpangi kedua korban melaju dengan kecepatan tinggi hingga diduga kehilangan kendali dan terjatuh ke dalam waduk.

“Kondisi lokasi yang gelap dan kedalaman waduk menjadi tantangan tersendiri bagi tim. Namun kami berupaya semaksimal mungkin agar proses pencarian dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” tambahnya.

Dalam proses pencarian, tim SAR gabungan lebih dahulu menemukan satu korban sekitar pukul 04.01 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim INAFIS Polresta Sidoarjo, korban diketahui bernama Brian Yoga A. (31), warga Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.

Selanjutnya, tim SAR gabungan melakukan evakuasi sepeda motor yang ikut terjatuh ke dalam waduk sebelum melanjutkan pencarian korban kedua.

Pencarian dilakukan menggunakan metode rantai manusia (human chain), yakni teknik penyisiran perairan dengan personel yang berjajar dan saling berpegangan tangan atau tali untuk mempersempit area pencarian.

Upaya tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 04.10 WIB. Korban kedua ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Dari dompet yang ditemukan di saku celananya, korban diketahui bernama Matori (38), warga Dusun Klodan, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.

“Metode rantai manusia kami gunakan untuk mempercepat penyisiran area yang diduga menjadi lokasi korban. Tidak berselang lama setelah korban pertama ditemukan, korban kedua juga berhasil kami temukan,” jelas Nanang.

Kedua korban kemudian dievakuasi ke RS Anwar Medika Krian untuk penanganan lebih lanjut dan proses identifikasi oleh pihak berwenang.

Operasi pencarian dan evakuasi melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Kantor SAR Surabaya, BPBD Sidoarjo, Polsek Prambon, Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo, FPRB Mojokerto, ILS, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang terlibat dalam operasi ini. Setelah kedua korban ditemukan dan diserahkan kepada pihak kepolisian, operasi SAR di Waduk Kalimati Sidoarjo resmi ditutup,” tutup Nanang. (sur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Motor #Pengendara #waduk #Meninggal #kalimati