RADAR SIDOARJO - Upaya mencegah kenakalan remaja, bullying, dan paparan paham radikal terus dilakukan Polresta Sidoarjo. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada siswa SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin, Sidoarjo.
Kegiatan yang digelar Sat Binmas Polresta Sidoarjo tersebut memberikan edukasi kepada pelajar mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja, dampak bullying, serta bahaya paham radikal. Penyuluhan ini sekaligus menjadi upaya meningkatkan kesadaran hukum dan kepedulian siswa terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kasat Binmas Polresta Sidoarjo Kompol Inggit Prasetiyanto mengatakan, lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan pola pikir generasi muda.
“Pelajar diharapkan mampu menjauhi berbagai perilaku negatif, tidak melakukan maupun menjadi korban bullying, serta tidak mudah terpengaruh paham radikal yang dapat merusak persatuan,” ujar Inggit.
Baca Juga: Deteksi Dini untuk Mencegah Pertumbuhan Aliran Radikal di Sidoarjo
Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial juga perlu disikapi secara bijak. Para pelajar diminta tidak mudah mempercayai informasi yang beredar sebelum memastikan kebenarannya.
“Gunakan media sosial secara bijak. Jangan mudah percaya atau ikut menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya, terlebih jika mengandung ajakan kekerasan atau kebencian,” jelasnya.
Baca Juga: Cegah Radikalisme dan Terorisme, BNPT Gelar Festival Musik
Dalam penyuluhan tersebut, para siswa juga diajak memahami pentingnya menjaga toleransi, menghormati perbedaan, serta menyelesaikan persoalan tanpa kekerasan. Sikap tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.
Inggit menambahkan, pelajar juga memiliki peran dalam menjaga situasi Kamtibmas, baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal. Jika menemukan tindakan bullying, ajakan melakukan kekerasan, atau aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan, siswa diimbau segera melaporkannya kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian.
Baca Juga: Tujuh OKP Dukung Bupati Sidoarjo Waspadai Bahaya Paham Radikalisme
“Jangan takut untuk melapor apabila mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas. Informasi dari masyarakat, termasuk pelajar, sangat membantu dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan,” tambahnya.
Pihak SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin turut mendukung kegiatan pembinaan yang dilakukan Polresta Sidoarjo. Edukasi mengenai kenakalan remaja, bullying, dan bahaya paham radikal diharapkan dapat memperkuat karakter siswa sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Melalui kegiatan tersebut, Polresta Sidoarjo berharap para pelajar mampu menjaga diri dalam pergaulan, bijak menggunakan media sosial, menghargai perbedaan, serta turut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitarnya. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo