ODL ke PWM - PWNU Jatim, SD Khazanah Ilmu Kenalkan Khazanah Keorganisasian Islam dan Nilai Moderasi

Vega Dwi Arista • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 06:45 WIB
BANYAK ILMU: SD Khazanah Ilmu Sidoarjo berkunjung ke kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.
BANYAK ILMU: SD Khazanah Ilmu Sidoarjo berkunjung ke kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.

RADAR SIDOARJO — SD Khazanah Ilmu Sidoarjo menghadirkan konsep berbeda dalam pelaksanaan Outdoor Learning (ODL) tahun ini.

Tidak sekadar belajar di luar lingkungan sekolah, kegiatan yang dilaksanakan pada 9 dan 16 September 2026 tersebut mengajak para murid mengenal lebih dekat khazanah keorganisasian Islam melalui kunjungan edukatif ke kantor pengurus dua organisasi Islam terbesar di Indonesia. Yakni kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dan Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.

Baca Juga: Juara Lomba Pembelajaran BTQ Inovatif, Guru Alquran SD Khazanah Ilmu Sidoarjo Raih Hadiah Umrah

Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual untuk memperluas wawasan keagamaan dan sosial-keorganisasian peserta didik.

EDUKATIF: SD Khazanah Ilmu Sidoarjo berkunjung ke kantor Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.
EDUKATIF: SD Khazanah Ilmu Sidoarjo berkunjung ke kantor Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.

Para murid tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui buku dan pembelajaran di kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dengan mengenal sejarah, perjalanan organisasi, nilai-nilai perjuangan, serta kontribusi Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama dalam kehidupan masyarakat dan bangsa.

Baca Juga: Gebyar Puncak P5 SD Khazanah Ilmu: Merayakan Kebhinekaan untuk Harmoni Persatuan

Pada kunjungan pertama, 9 September 2026, murid-murid SD Khazanah Ilmu mengunjungi Kantor PWM Jawa Timur.

Selanjutnya, pada 16 September 2026, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Kantor PWNU Jawa Timur.

Baca Juga: Tingkatkan Kesadaran Lingkungan, Siswa SD Khazanah Ilmu Sidoarjo Kunjungi Kampung Edukasi Sampah di Sekardangan

Dalam kedua kunjungan tersebut, murid mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat sejarah dan karakteristik masing-masing organisasi, sekaligus memahami bahwa keberagaman tradisi dan pemikiran dalam kehidupan umat Islam merupakan bagian dari dinamika perjalanan sejarah Islam di Indonesia.

Konsep ODL ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi murid untuk mengenal nilai moderasi beragama, toleransi, persatuan, dan sikap saling menghargai di tengah perbedaan.

Baca Juga: Meningkatkan Empati para Siswa, SD Khazanah Ilmu Sidoarjo Berkunjung ke SLB Negeri Gedangan  

Sejak usia sekolah dasar, peserta didik diajak memahami bahwa perbedaan dalam praktik maupun tradisi keagamaan tidak semestinya menjadi alasan untuk saling menjauh, apalagi bermusuhan.

Baca Juga: SD Khazanah Ilmu Gelar Pameran Karya dan Kreativitas Siswa

Kepala SD Khazanah Ilmu, Mohamad Rojii, M.Pd., menyampaikan bahwa pendidikan keagamaan di sekolah perlu dibangun dengan wawasan yang luas agar anak-anak mampu memahami keberagaman umat Islam secara dewasa dan proporsional.

“Salah satu ikhtiar yang kami bangun di SD Khazanah Ilmu adalah memberikan pendidikan keagamaan yang membuka wawasan kemoderatan dan persatuan kepada murid. Dengan memahami sejarah, tujuan, kontribusi, dan keunikan masing-masing organisasi, kami berharap anak-anak ini ke depan tumbuh menjadi generasi Islam yang mampu menjadi pemersatu, bukan generasi yang saling bertengkar, bermusuhan, dan bercerai-berai hanya karena berbeda warna baju organisasinya,” ujar Mohamad Rojii.

Menurutnya, pengenalan terhadap Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama bukan dimaksudkan untuk mengarahkan murid pada pilihan organisasi tertentu, melainkan memberikan pemahaman bahwa kedua organisasi tersebut memiliki sejarah panjang dan kontribusi penting dalam perjalanan pendidikan, dakwah, sosial, serta kehidupan kebangsaan di Indonesia.

Melalui pendekatan tersebut, sekolah berupaya menanamkan cara pandang bahwa menjadi seorang muslim tidak hanya berkaitan dengan penguasaan pengetahuan agama, tetapi juga bagaimana mampu hidup berdampingan, menghormati perbedaan, menjaga persaudaraan, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Kegiatan ODL SD Khazanah Ilmu ini sekaligus memperkuat pendekatan pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan pengalaman nyata.

Murid diajak untuk melihat, mendengar, bertanya, berdialog, dan mengambil pelajaran langsung dari lingkungan yang mereka kunjungi.

Lebih jauh, pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik dalam membangun karakter sebagai generasi yang terbuka terhadap perbedaan, memiliki kecintaan terhadap Islam dan Indonesia, serta mampu menempatkan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun persatuan.

Dengan mengusung semangat belajar dari dua tradisi besar keorganisasian Islam di Indonesia, SD Khazanah Ilmu ingin menanamkan pesan sederhana namun penting kepada generasi muda: berbeda dalam khazanah keagamaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi kesempatan untuk saling mengenal, memahami, dan memperkuat persaudaraan. (vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
pwm ODL Kunjungan PWNU Belajar