MPLS Jadi Momentum Edukasi Kesehatan Mental dan Literasi Digital, RS Pusura Candi Sapa Ratusan Pelajar Sidoarjo

Vega Dwi Arista • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 15:14 WIB
TAMBAH ILMU: Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 3 Candi bersama tim medis RS Pusura Candi. 
TAMBAH ILMU: Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 3 Candi bersama tim medis RS Pusura Candi. 

RADAR SIDOARJO – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya dimanfaatkan untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru. Di Kabupaten Sidoarjo, momen tersebut juga menjadi sarana memberikan edukasi mengenai kesehatan mental dan literasi digital kepada para pelajar.

Melalui kegiatan yang digelar di sejumlah sekolah menengah pertama, tim medis RS Pusura Candi mengajak siswa memahami pentingnya menjaga kesehatan mental sekaligus menggunakan teknologi digital secara bijak di tengah pesatnya perkembangan informasi.

Kegiatan diawali di SMPN 3 Candi pada Rabu (15/7/2026). Sebanyak 851 siswa, mulai dari peserta MPLS hingga siswa kelas VIII dan IX, mengikuti penyuluhan yang disampaikan oleh dr. Ramona Puspita Sari.

Dalam materinya, dokter dari RS Pusura Candi, dr. Ramona mengajak para pelajar meningkatkan literasi digital dengan lebih bijak dalam menggunakan media sosial, mampu memilah informasi agar tidak mudah terpengaruh hoaks, menjaga etika dalam beraktivitas di ruang digital, serta membatasi penggunaan gawai secara sehat.

Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental agar mampu menghadapi tekanan akademik maupun dinamika pergaulan di lingkungan sekolah.

TAMBAH ILMU: Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Tulanganbersama tim medis RS Pusura Candi. 
TAMBAH ILMU: Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Tulanganbersama tim medis RS Pusura Candi. 

 Kegiatan serupa berlanjut di SMPN 2 Tulangan pada Kamis (16/7/2026). Sebanyak 215 siswa baru mengikuti edukasi kesehatan mental yang disampaikan oleh Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa RS Pusura Candi, dr. Hilmia Fahmi, Sp.KJ.

Dalam sesi tersebut, dokter RS Pusura Candi yang lainnya,  dr. Hilmia mengajak para siswa mengenali dan memahami emosi yang mereka rasakan, mempelajari cara mengelola stres, serta membangun rasa percaya diri sejak dini. Ia juga menekankan pentingnya menghilangkan stigma terhadap kesehatan mental dan mendorong siswa untuk tidak ragu mencari bantuan atau berbagi cerita ketika menghadapi masalah psikologis.

Agar penyampaian materi lebih mudah dipahami, setiap sesi dikemas secara interaktif melalui pre-test dan post-test, diskusi, tanya jawab, serta kuis berhadiah. Metode tersebut membuat para siswa lebih aktif berdiskusi dan antusias menyampaikan berbagai pertanyaan seputar penggunaan media sosial maupun tantangan yang kerap dihadapi remaja dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, RS Pusura Candi berharap edukasi kesehatan mental dan literasi digital dapat menjadi bekal bagi para pelajar untuk tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya sehat secara fisik dan berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan mental serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. (tib/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
rs pusura MPLS Kesehatan Candi Digital