RADAR SIDOARJO - Riuh tepuk tangan mewarnai halaman SMP PGRI 10 Candi, Sidoarjo, Kamis (18/12). Puluhan siswa tampil penuh semangat dalam ajang Pritendi Talent Show, menampilkan beragam bakat dan kreativitas di hadapan guru, teman, dan warga sekolah.
Kepala SMP PGRI 10 Candi Eko Wahyudi mengatakan, Pritendi Talent Show merupakan bagian dari rangkaian kegiatan akhir semester yang dikemas dalam bentuk pentas seni.
Kegiatan tersebut digelar selama beberapa hari dan menampilkan penampilan terbaik siswa dari berbagai ekstrakurikuler serta pemenang lomba Porseni.
“Ini merupakan kegiatan pengisian akhir semester yang kami kemas dalam bentuk pentas seni. Selama beberapa hari, mulai Jumat hingga Rabu, kami tampilkan seluruh penampilan terbaik anak-anak dari berbagai ekstrakurikuler dan pemenang Porseni,” ujar Eko Wahyudi, Kamis (18/12).
Ia menegaskan, kegiatan ini menjadi wadah bagi seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 untuk menyalurkan bakat dan minat yang dimiliki.
“Pritendi Talent Show ini kami siapkan agar semua bakat siswa bisa tersalurkan. Anak-anak punya banyak potensi, dan di sinilah mereka bisa tampil dan menunjukkan kemampuannya,” jelasnya.
Menurut Eko, selain mengasah kreativitas, kegiatan ini juga bertujuan mengurangi ketergantungan siswa terhadap gawai. Dengan latihan rutin, siswa diarahkan untuk fokus pada kegiatan positif yang berdampak pada perkembangan fisik dan sosial.
“Anak-anak berlatih setiap hari, sehingga fokus mereka tidak terpecah oleh gadget. Harapannya, komunikasi sosial mereka tumbuh dan kepercayaan diri semakin meningkat,” tambahnya.
Ia juga berharap melalui pentas seni ini, sekolah dapat memetakan potensi siswa untuk persiapan mengikuti berbagai lomba dan event di luar sekolah.
“Secara jangka pendek, kami bisa melihat talent siswa. Jadi ketika ada lomba atau event, kami sudah tahu siapa yang bisa ditampilkan. Banyak bakat anak-anak yang sebelumnya tersembunyi, sekarang bisa terlihat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP PGRI 10 Candi Rosita Agustina menyebutkan, beragam penampilan ditampilkan dalam Pritendi Talent Show.
“Penampilan anak-anak sangat beragam, mulai dari tari, puisi, drama bahasa Inggris, MC bahasa Jawa, hingga performance karate,” katanya.
Ia menambahkan, muatan lokal bahasa Jawa menjadi salah satu ciri khas kegiatan sekolah dan selalu dilombakan dalam setiap event.
“MC bahasa Jawa selalu kami lombakan. Ini bagian dari muatan lokal sekaligus melatih keberanian dan kemampuan siswa tampil di depan umum,” jelasnya.
Menurutnya, Pritendi Talent Show juga menjadi sarana membentuk karakter siswa agar berani, percaya diri, dan kreatif sesuai dengan nilai mutu sekolah.
“Anak-anak SMP PGRI 10 Candi harus percaya diri. Mereka kami didik untuk pantang mengeluh, memiliki kreativitas tinggi, dan suka belajar. Semua yang ditampilkan adalah karya mereka sendiri,” pungkasnya. (nas/dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista