Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

SLB Juwet Kenongo Porong Borong Juara di Hari Disabilitas Internasional 2025 di GOR Delta Sidoarjo

Diky Putra Sansiri • Rabu, 10 Desember 2025 | 19:55 WIB
HEBAT: Salah satu siswa SLB Juwet Kenongo menerima penghargaan yang diberi langsung oleh Wabup Sidoarjo Mimik Idayana, Rabu (10/12). (ANAS/RADAR SIDOARJO)
HEBAT: Salah satu siswa SLB Juwet Kenongo menerima penghargaan yang diberi langsung oleh Wabup Sidoarjo Mimik Idayana, Rabu (10/12). (ANAS/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Kabupaten Sidoarjo tahun 2025 menjadi momen tak terlupakan bagi SLB Juwet Kenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Rabu (10/12) pagi.

Sekolah tersebut berhasil memborong tiga penghargaan sekaligus, Juara 1 lomba menyanyi, Juara 1 lomba menari, dan Juara 1 lomba membatik. Prestasi itu disambut sukacita oleh seluruh warga sekolah.

Kepala SLB Juwet Kenongo, Ary Kusmindarto tak mampu menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian itu.

BANGGA: Kepala SLB Juwet Kenongo Ary Kusmindarto bersama siswa mengangkat piala juara 1 Menyanyi,Menari,Batik dalam Hari Disalibitas Internasional Kabupaten Sidoarjo 2025. (ANAS/RADAR SIDOARJO)
BANGGA: Kepala SLB Juwet Kenongo Ary Kusmindarto bersama siswa mengangkat piala juara 1 Menyanyi,Menari,Batik dalam Hari Disalibitas Internasional Kabupaten Sidoarjo 2025. (ANAS/RADAR SIDOARJO)

“Hari ini bahagia sekali, Hari Disabilitas Internasional membawa kabar luar biasa. Anak-anak yang masuk nominasi ternyata menjadi juara satu semua,” ujarnya.

Ary menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak di sekolah.

“Itu berkah kerja sama kita, berkat guru-guru yang bersatu padu meningkatkan prestasi siswa. Kami juga sangat berterima kasih kepada orang tua yang selalu mendukung setiap kegiatan,” kata dia ke Radar Sidoarjo.

Ia menambahkan, persiapan menghadapi ajang HDI bukan dilakukan secara instan. Persiapan tidak hanya satu hari.

"Setiap tahun kami menyiapkan kegiatan seperti ini agar kemampuan anak-anak terus berkembang,” ungkapnya.

Menurut Ary, prestasi ini berdampak besar bagi masyarakat sekitar. Masyarakat kini semakin mengenal bahwa anak-anak SLB Juwet Kenongo mampu berprestasi.

"Ini berdampak positif bagi lingkungan Kecamatan Porong,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menegaskan, sekolah hadir bukan untuk memberi label negatif, melainkan menjadi tempat tumbuhnya
potensi.

“SLB Juwet Kenongo bukan tempat perundungan, tetapi tempat membina mereka agar menjadi anak-anak berprestasi,” tegasnya.

Sementara itu, Pendamping Tari Kreasi Tradisional, Adelia Arum Agustiningsih juga mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan tim tari yang kembali meraih juara pertama.

“Alhamdulillah, tahun lalu juara satu, sekarang juga juara satu. Apresiasi besar untuk anak-anak yang setiap hari latihan dari pagi,” tuturnya.

Ia menyebutkan, latihan tetap dilakukan meski siswa sedang menjalani ujian. Selesai ujian langsung latihan. Semangat anak didiknya tak perlu diragukan lagi.

Menurutnya, motivasi terbesar anak-anak adalah melihat teman-temannya berprestasi.

“Mereka itu anak-anak berkebutuhan khusus, tapi saat melihat temannya juara, mereka bilang ‘kalau temanku bisa, aku pasti bisa’. Itu yang membuat mereka terus maju,” jelasnya.

Fasilitas sekolah yang lengkap turut mendorong keberhasilan mereka. Sekolah sangat mendukung, memfasilitasi latihan dengan lengkap sehingga anak-anak semakin semangat. Ia berharap prestasi ini menjadi pemicu semangat untuk tahun-tahun berikutnya.

“Alhamdulillah juara satu lagi. Ke depan pasti anak-anak semakin termotivasi untuk tampil lebih baik dari tahun sebelumnya. Sebagai pendidik, tugas kami memberi dukungan penuh. Apa kebutuhan anak-anak, apa kemampuan mereka, semua harus difasilitasi. InsyaAllah ke depan semakin banyak prestasi yang diraih," pungkasnya. (nas/dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Porong #Wabup #Juara #SLB #Disabilitas