RADAR SIDOARJO - Antartika Fair 2025 resmi digelar di Alun-Alun Jayandaru, Sabtu (17/5). Acara tahunan ini diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Wahyuhana Surabaya, yang membawahi tiga lembaga pendidikan, yakni SMA Antartika Sidoarjo, SMK Antartika 1, dan SMK Antartika 2.
Mengusung tema “Antartika Tambah Sipp Ae”, kegiatan ini menjadi ajang unjuk karya dan kreativitas siswa. Acara dibuka langsung oleh Bupati Sidoarjo, Subandi, yang turut mengapresiasi kemajuan pendidikan di lingkungan Antartika.
“Saya bangga melihat perkembangan Antartika. Banyak inovasi yang muncul, seperti mobil listrik dari siswa SMK Antartika 1 dan semangat wirausaha dari SMK Antartika 2,” ujarnya kepada Radar Sidoarjo, Minggu (18/5). “SMA Antartika juga terbukti mampu mengantarkan siswanya masuk ke perguruan tinggi ternama.”
Dalam kesempatan itu, Subandi juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyekolahkan anak ke lembaga swasta seperti Antartika. Ia bahkan menyebut ada potongan biaya pendaftaran sebesar Rp500 ribu bagi pendaftar baru.
Lebih lanjut, ia menginstruksikan Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, serta Dinas Sosial agar membuka kuota beasiswa bagi lulusan sekolah swasta. “Banyak lulusan sekolah swasta yang sukses menjadi pejabat daerah,” tambahnya.
Ketua Yayasan Pendidikan Wahyuhana Surabaya, Rubiyanto Hari Kurniawan, menyampaikan bahwa keberhasilan Antartika Fair 2025 merupakan hasil kerja sama seluruh elemen sekolah. Ia berharap kegiatan ini dapat terus menjaga mutu dan kualitas pendidikan di Kota Delta.
"Selain pameran, acara juga dimeriahkan oleh penampilan spesial dari Niken Salindri yang tampil pada sore hari," ujarnya.
Ketua pelaksana Antartika Fair 2025 yang juga Kepala SMK Antartika 2 Sidoarjo, Retno Purwolystiorini, menjelaskan bahwa event ini merupakan agenda tahunan. Tahun ini, SMK Antartika 2 dipercaya menjadi tuan rumah sekaligus koordinator acara.
“Tema ‘Antartika Tambah Sipp Ae’ kami wujudkan melalui karya siswa dari enam jurusan. Di antaranya jurusan DKV yang menghasilkan souvenir seperti miniatur mobil, miniatur dinosaurus, hingga gantungan kunci berbahan plywood,” jelasnya.
Pemilihan alun-alun sebagai lokasi acara juga bertujuan agar masyarakat luas dapat lebih mengenal institusi pendidikan Antartika. “Kami ingin meningkatkan eksistensi dan kontribusi Antartika dalam dunia pendidikan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMA Antartika Sidoarjo, Mudjaini Ahmad, menyampaikan komitmennya untuk mencetak generasi muda yang unggul. Dalam pameran tersebut, siswa SMA menampilkan karya seni lukis dan produk budaya lokal seperti udeng pacul gowang.
“Kami juga membimbing siswa yang berminat masuk perguruan tinggi, TNI/Polri, hingga sekolah kedinasan. Tahun ini, 91 siswa kami lolos seleksi PTN melalui jalur prestasi,” ungkapnya.
Kepala SMK Antartika 1 Sidoarjo, Ahmad Nasaruddin, menyoroti karya unggulan siswa berupa mobil listrik. Proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi antara guru dan siswa kelas XI dan XII.
“Mobil ini adalah hasil konversi dari kendaraan berbahan bakar minyak menjadi bertenaga listrik murni. Ini bukti nyata kemampuan teknis dan kreativitas siswa kami,” pungkasnya. (nas/sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista