RADAR SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa komitmen menunjukkan keberpihakkan pada peningkatkan kualitas pendidikan.
Melalui kolaborasi strategis dengan berbagai perguruan tinggi dinilai mampu mempercepat pemerataan pendidikan.
“Kami menyampaikan potensi-potensi yang bisa dilakukan tidak hanya dengan ITS tapi juga dengan perguruan tinggi yang ada di Jawa Timur,” ujar Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof. Bambang Pramujati di Surabaya.
Dia menyampakan misi sinergi yang dibangun oleh Khofifah merupakan wujud keberpihakkan nyata.
Kolaborasi ini bukan hanya relevan, tetapi sangat strategis untuk menciptakan dampak jangka panjang bagi sektor pendidikan.
Menurutnya, kehadiran Khofifah di pucuk pimpinan daerah telah menjadi penghubung penting dalam menyatukan potensi antarperguruan tinggi.
Khofifah mampu memainkan peran layaknya dirigen dalam mengorkestrasi kekuatan institusi pendidikan.
“Ibu selaku gubernur dapat berorkestrasi menjadi dirigen agar kami dapat bergerak bersama,” lanjutnya.
Sinergi kuat, lanjutnya, antara pemerintah dan akademisi, Prof. Bambang optimistis kontribusi dunia perguruan tinggi akan semakin terasa nyata.
Sebab kebijakan pendidikan harus didukung oleh fondasi riset dan data kuat.
Khofifah sendiri, kata dia, menilai perguruan tinggi di Jatim memiliki peran strategis dalam menjembatani kebutuhan pendidikan masa depan.
Kolaborasi ini diharap kian memperkuat pembangunan SDM yang unggul akademik serta adaptif, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.
“Rasanya kontribusi yang dilakukan oleh perguruan tinggi akan lebih maksimal,” tegasnya. (rud/vga)
Editor : Vega Dwi Arista