Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Pondok Pesantren Al Fattah Sidoarjo Laksanakan Rihlah Ilmiah ke Universitas Sains Islam Malaysia

M Saiful Rohman • Minggu, 13 Oktober 2024 | 23:48 WIB

 

KOMPAK: Para santri saat berkunjung ke Universitas Sains Islam Malaysia. (ANAS/RADAR SIDOARJO)
KOMPAK: Para santri saat berkunjung ke Universitas Sains Islam Malaysia. (ANAS/RADAR SIDOARJO)
 

SIDOARJO - Pondok Pesantren Al Fattah Sidoarjo melaksanakan kegiatan rihlah ilmiah dengan mengunjungi Universitas Sains Islam Malaysia (Usim). Kunjungan tersebut bertujuan untuk meningkatkan literasi dan memperluas wawasan santri.

Rombongan Pondok Pesantren Al Fattah mengunjungi Fakultas Syariah dan Undang –Undang, Universitas Sains Islam Malaysia. Mereka juga melakukan kunjungan ke perpustakaan universitas untuk meningkatkan wawasan akademik santri.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Fattah, KH. Muhammad Fauzan LC, M.Pd menjelaskan, kegiatan tersebut cukup penting untuk memperkuat kekuatan literasi di pesantren.

“Melalui kunjungan ini, kami ingin menguatkan literasi di Pondok Pesantren Al Fattah,” ucapnya.

BELAJAR : Para santri saat berkunjung ke Kuala lumpur di depan tugu kemerdekaan Malaysia.
BELAJAR : Para santri saat berkunjung ke Kuala lumpur di depan tugu kemerdekaan Malaysia.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan melanjutkan kunjungan ke Kota Melaka. Kota ini dikenal sebagai tempat dengan tingkat membaca tertinggi di Asia.

Kota Melaka memiliki indeks gemar membaca remaja yang mencapai 99,5 persen menurut UNESCO. Selain itu, Malaka juga memiliki tingkat kriminalitas yang rendah, yaitu 15,5 persen, serta pengangguran yang hanya 1,0 persen.

Fauzan menegaskan, peningkatan minat baca dan menulis di kalangan santri dapat membantu menurunkan angka kejahatan dan pengangguran.

"Kami berupaya agar santri tidak hanya belajar agama, tetapi juga mengembangkan potensi ekonomi melalui literasi," ujarnya.

Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi dengan seorang pengusaha restoran masakan khas Malaysia, Hurriya Harlinda Binti Zainudin.

"Semoga para santri dapat belajar dari pengalaman dalam dunia bisnis," harapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Al Fattah Sidoarjo, Ridwan Manan mengungkapkan, rihlah ilmiah memberikan pengalaman berharga bagi santri. Dia menekankan pentingnya kegiatan tersebut untuk memperluas wawasan mereka.

"Mereka dapat belajar tentang budaya Malaysia dan mendapatkan inspirasi untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri," terangnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 santri yang sangat antusias dalam menjelajahi pengalaman baru. Dengan harapan, mereka dapat termotivasi untuk belajar dan memahami disiplin masyarakat di negara lain.

"Rihlah ilmiah ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk karakter santri yang dapat berkontribusi positif di masyarakat," pungkasnya. (nas/sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#ilmiah #Pondok Pesantren #Universitas #Al Fatah #Malaysia