SIDOARJO - SMAN 1 Gedangan menggelar pameran karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk kelas 10 dan 11. Mengangkat tema "Melahirkan Pelajar Berkarakter Pancasila Melalui Kreativitas Kolaborasi Anti Bullying", kegiatan itu digelar Rabu, 22 Mei 2024.
Pameran itu merupakan puncak dari kegiatan P5 yang telah dilaksanakan selama satu tahun.
Kepala SMAN 1 Gedangan Dra.Nina Dwi Suryani M.Pd menjelaskan, P5 merupakan program penguatan karakter Pancasila yang diadakan setiap tahun. Pada tahun ini, kelas 10 mengangkat dua tema, yaitu kearifan lokal dan pengolahan sampah. Sedangkan kelas 11 mengangkat tema kewirausahaan dan teknologi.
Dia menyebutkan, para siswa kelas 10 menampilkan berbagai karya yang berkaitan dengan kearifan lokal Sidoarjo. Seperti kuliner, pengolahan sampah, dan upaya anti bullying. "Karya-karya ini dikemas dalam bentuk jingles, drama, dan produk-produk inovatif," katanya.
Sedangkan siswa lelas 11 menampilkan karya-karya yang berkaitan dengan kewirausahaan dan teknologi. Seperti teknologi tempat guna sederhana yang dibuat oleh siswa. Karya-karya ini menunjukkan kreatifitas dan inovasi para siswa dalam memanfaatkan teknologi.
Menurut Nina, tujuan P5 adalah untuk membentuk siswa dengan karakter profil pelajar Pancasila. P5 bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang prosesnya. Dalam proses P5, siswa belajar untuk bekerja sama, berkreasi, dan menghasilkan karya.
Ketua Panitia P5 Ali Mahfud menjelaskan bahwa kegiatan P5 bertujuan untuk membentuk siswa dengan karakter profil pelajar Pancasila.
"P5 ini bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi lebih kepada prosesnya. Di sini, siswa belajar untuk bekerja sama, mengasah kreativitas, dan menghasilkan karya bersama," ujar Ali Mahfud.
Pada pameran kali ini, siswa kelas 10 menampilkan karya-karya yang mengangkat tema kearifan lokal Sidoarjo, pengolahan sampah, dan anti-bullying.
Siswa kelas 10 mengkaji kuliner khas Sidoarjo seperti klepon, kue lumpur, dan produk dari bandeng dan udang. Mereka juga membuat pupuk organik, ecoprint, dan ecobrick dari sampah plastik.
Karya-karya tersebut kemudian dikemas dalam bentuk jingle, sosiodrama, dan ludruk yang ditampilkan pada pameran.
Sementara itu, siswa kelas 11 menampilkan karya-karya yang berkaitan dengan kewirausahaan dan teknologi. Mereka membuat berbagai macam teknologi sederhana yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti kipas angin.
Sementara itu, Humas SMAN 1 Gedangan Muhammad Mujiono menambahkan bahwa dalam kegiatan ini, sekolah juga melibatkan dunia industri. Salah satu perusahaan memberikan dukungannya dengan memberikan snack secara gratis untuk para siswa.
"Hal itu menunjukkan pentingnya sinergisitas antara sekolah, orang tua, siswa, dan masyarakat dalam hal ini dunia indusri dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila,'' ujarnya. (nis)
Editor : Annisa Firdausi