SIDOARJO – Upaya menjaga kelestarian untuk masa depan lingkungan ditunjukkan oleh SMPN 4 Waru. Pada peringatan Hari Bumi Sedunia yang jatuh pada tanggal 22 April lalu, seluruh warga sekolah mulai guru, siswa, hingga tenaga kependidikan menggelar kegiatan Gerakan Bersepeda ke Sekolah.
“Peringatan Hari Bumi Sedunia tahun ini terasa berbeda karena kami gowes bersepeda untuk datang ke sekolah. Apalagi kegiatan ini mengandung esensi serupa dengan surat edaran Gubernur Jawa Timur terkait gerakan bersepeda,” ungkap Ida Purwanti C, S. Pd.
Ketua Gerakan PBLHS (Peduli & Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah), Kamis (16/5).
Sebelum kegiatan Gerakan Bersepeda ke Sekolah, pihak SMPN 4 Waru juga telah mengirimkan surat pemberitahuan ke orang tua siswa. Mereka yang rumahnya jauh dari sekolah dapat diantar orang tua atau naik transportasi umum.
Melalui kegiatan yang telah dilakukan kali kedua ini, SMPN 4 Waru berharap dapat turut mengurangi tingginya polusi udara akibat banyaknya aktivitas kendaraan bermotor.
“Bisa dibilang ini menjadi salah satu aksi nyata kami dalam memelihara lingkungan. Kami juga berharap gerakan ini dapat menjadi suatu kebiasaan baik sehingga memunculkan budaya bersih lingkungan,” jelasnya.
SMP Negeri 4 Waru juga berharap Gerakan Bersepeda ke Sekolah dapat terus dilakukan. Tak hanya pada momen atau peringatan tertentu saja.
Pasalnya tak hanya mengurangi polusi udara di lingkungan sekolah, kegiatan ini menjadi salah satu persiapan SMPN 4 Waru untuk menjadi sekolah adiwiyata kabupaten.
Telah melakukan persiapan sejak Juni tahun 2023 lalu, SMPN 4 Waru terus berupaya untuk melengkapi dokumen Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK).
“Selasa (16/5) lalu kami telah asistensi terkait dokumen CSAK di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Dari enam komponen yakni kebersihan, sanitasi drainase, pengelolaan sampah, penanaman atau pemeliharaan pohon tanaman, konservasi air dan energi, serta inovasi juga telah dipersiapkan. Semoga pertengahan Juni nanti, kami siap menerima kunjungan. Proses tidak akan mengkhianati hasil,” tegas Ida.
Selain Gerakan Bersepeda ke Sekolah, dalam waktu dekat SMPN 4 Waru juga akan menerapkan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) untuk masyarakat terkait pengelolaan sampah. Yakni gerakan bersih-bersih pantai di Pantai Kenjeran.
Sementara itu Kepala SMPN 4 Waru Khoirul Huda, S.Pd., M.Pd menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya sekolah dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
"Pembiasaan terkait budaya peduli lingkungan, sudah menjadi kewajiban yang harus kami laksanakan," terangnya. (ind/nis)
Editor : Annisa Firdausi