Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo Raih Gold Winner di Anugerah Diktiristek 2023 untuk Kategori Pengabdian Kepada Masyarakat

M Saiful Rohman • Dipublikasikan Kamis, 14 Desember 2023 | 21:29 WIB
BANGGA: Rektor Unusida H Fatkul Anam (tengah) usai menerima Gold Winner dalam ajang Anugerah Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek. (IST)
BANGGA: Rektor Unusida H Fatkul Anam (tengah) usai menerima Gold Winner dalam ajang Anugerah Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek. (IST)

 

SIDOARJO - Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) meraih Gold Winner dalam ajang Anugerah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Unusida mendapatkan penghargaan itu dalam kategori Pengabdian Kepada Masyarakat (Bima Award) Sub Kategori Institusi Klaster Madya/Pratama dengan Skor Pengabdian Kepada Masyarakat Tertinggi Periode 2020-2022.

Kabar tersebut didapat dalam Malam Anugerah Dikristek 2023 yang diselenggarakan di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Rabu (13/12/2023) malam.

Rektor Unusida H Fatkul Anam menyebutkan, penganugerahan tersebut mencakup Anugerah Prioritas Nasional, Mitra Kerja Sama, Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Sumber Daya, Kelembagaan, Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta Jurnalis dan Media.

PRESTISIUS: Sertifikat Gold Winner dalam ajang Anugerah Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek. (IST)   
PRESTISIUS: Sertifikat Gold Winner dalam ajang Anugerah Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek. (IST)  

“Di penghujung tahun 2023 Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) memperoleh prestasi yang sangat membanggakan. Sebagai perguruan tinggi yang baru memasuki usia yang ke 9 tahun, tentunya penghargaan ini menjadi surprise bagi Unusida,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengaku sangat gembira dan bangga atas prestasi yang diraih oleh Unusida. Hal ini tidak lepas dari kerja keras, komitmen untuk terus maju dalam membangun Unusida dengan semangat ‘tiada hari tanpa prestasi’ dapat diwujudkan oleh seluruh dosen dan karyawan.

“Saya sangat bersyukur atas capaian ini, anugerah ini menunjukkan walaupun usia Unusida masih sangat muda, dari sisi kualitas kita tidak kalah dengan perguruan tinggi yang sudah berusia puluhan tahun,” ungkapnya.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh civitas akademika Unusida,” imbuhnya.

Pemberian anugerah ini merupakan apresiasi Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek kepada pemangku kepentingan dari perguruan tinggi, LLDIKTI, jurnalis, media, dan mitra (kementerian, lembaga, serta dunia usaha dan dunia industri), yang telah meraih pencapaian tertinggi dan berkontribusi dalam mendukung implementasi transformasi pendidikan tinggi (Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi, dan Dana Padanan/Matching Fund).

Sementara itu, Ketua Badan Pelaksana dan Pengelola (BPP) Unusida, KH Arly Fauzi menyampaikan rasa syukur dan bangganya. Menurutnya Unusida pantas berbangga atas raihan ini. Di samping anugerah ini sangat prestise juga karena Unusida menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama yang menerima anugerah ini.

“Saya mewakili segenap Pengurus BPP Unusida bersyukur dan berterima kasih kepada jajaran rektorat dan seluruh keluarga besar Unusida. Capaian ini sangat membanggakan tetapi kita tidak boleh cepat berpuas diri karena tugas kita ke depan masih sangat berat,” pungkasnya. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
Diktiristek Pengabdian gold winner Unusida anugerah