Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Antusias, PG-TK Khazanah Ilmu di Wage Taman Adakan Manasik Haji Cilik, Diikuti 87 Siswa  

Vega Dwi Arista • Rabu, 20 September 2023 | 22:46 WIB

 

BERSEMANGAT: Sejumlah siswa PG-TK Khazanah Ilmu saat berfoto di depan miniature Kakbah. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
BERSEMANGAT: Sejumlah siswa PG-TK Khazanah Ilmu saat berfoto di depan miniature Kakbah. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO – PG-TK Khazanah Ilmu mengadakan manasik haji cilik yang diikuti oleh 87 siswa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas, Wage, Kecamatan Taman pada Rabu (20/9) sekitar pukul 08.00.

Pesertanya mulai dari PG, TK A dan TK B. Dipandu oleh semua ustadah PG-TK Khazanah Ilmu sendiri serta dibantu oleh ustad Suwandi selaku takmir masjid Al Ikhlas dan tim ustad MADIN Khazanah Ilmu. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan tata cara ibadah haji sebagai rukun Islam kelima pada anak usia dini.

Kepala PG-TK Khazanah Ilmu, Arlis Solichatus Sodiyah, S.Pd mengatakan, kegiatan manasik haji cilik merupakan kegiatan tahunan sekolah yang dilakukan setahun sekali untuk seluruh siswa.

Kegiatan tersebut diikuti antusias oleh siswa. Mereka terlihat senang dan mengikuti alur kegiatan hingga berjalan dengan lancar. Terlebih, wali murid yang turut mendampingi anak-anaknya juga sangat bersemangat dan bersuka cita.

"Selain itu untuk mengenalkan ke anak-anak apa itu haji, mengenalkan bagaimana caranya haji dan mengenalkan Kakbah ke anak-anak," ujarnya.

ANTUSIAS: Para siswa PG-TK Khazanah Ilmu saat mengikuti sejumlah kegiatan manasik haji cilik. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
ANTUSIAS: Para siswa PG-TK Khazanah Ilmu saat mengikuti sejumlah kegiatan manasik haji cilik. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

Selain itu, imbuhnya, yang paling penting untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Dia berharap, setelah lulus anak didiknya dapat memiliki pengalaman yang sangat menyenangkan. Yakni pengalaman mengetahui cara-cara manasik haji cilik.

"Memang kita sengaja membuat miniatur semirip mungkin, agar anak-anak mengenal itu. Harapannya, supaya mereka bisa lebih mengenal di Baitullah tanpa harus kesana dulu, tahu cara-cara rukunnya, sekaligus doanya kita ajarkan," ungkapnya.

Menurutnya, dengan diajarkannya manasik haji, siswa dan siswinya dapat mengetahui niat ibadah haji. "Supaya mengetahui minum air zamzam itu tidak asal minum, tetapi ada doanya. Selain itu, istilah tawaf, sa'i, tahalul," tambahnya.

SEMANGAT: Para siswa PG-TK Khazanah Ilmu sedang mempraktikkan lempar jumroh. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
SEMANGAT: Para siswa PG-TK Khazanah Ilmu sedang mempraktikkan lempar jumroh. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

Dia menjelaskan, untuk runtutan kegiatan manasik haji ini diibaratkan dari pesawat turun ke bandara. Lalu tiba di Wukuf Padang Arafah membaca surat-surat. Dilanjutkan melempar jumroh dengan kerikil, dimulai dari lempar jumroh ula, jumroh wustho, dan jumroh aqobah.

"Dilanjutkan tawaf mengelilingi Kakbah, lalu dijelaskan ketika anak-anak mengelilingi Kakbah, Hajar Aswad cara-caranya dengan melambaikan tangan dan mencium telapak tangannya," paparnya.

Kemudian, setelah tawaf dilakukan Sa'i. Yakni, lari-lari kecil mengelilingi Bukit Shofa ke Bukit Marwah selama tujuh kali. Dilanjutkan, Tahalul dengan memotong rambut, terakhir minum air zamzam. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Taman #kakbah #manasik haji #TK #wage #pg