Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Job Matching SMK Darma Siswa 1 Sidoarjo, Turunkan Angka Pengangguran

Vega Dwi Arista • Rabu, 17 Mei 2023 | 01:44 WIB
DIMULAI: Pembukaan Class Meet oleh Kepala SMAN 1 Gedangan Dr. H. Panoyo, M.Pd. (IST)
DIMULAI: Pembukaan Class Meet oleh Kepala SMAN 1 Gedangan Dr. H. Panoyo, M.Pd. (IST)
SIDOARJO - Kegiatan job matching dilaksanakan di SMK Darma Siswa 1 Sidoarjo, Selasa (16/5). Kepala SMK Darma Siswa 1 Sidoarjo, Argo Ciptono, mengungkapkan bahwa pelaksanaan job matching oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo bersama 18 SMK wilayah Waru dan 15 perusahaan berjalan dengan lancar. Dalam pernyataannya, dia menyampaikan bahwa semua pihak turut berperan serta dengan harapan dapat mengurangi angka pengangguran dan problem link and match di Sidoarjo. “Peningkatan kesempatan kerja ini diharapkan dapat mengurangi tingkat pengangguran,” katanya.

Bahkan menurut dia, secara tidak langsung memaksa para tenaga pendidik untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan materi untuk mengakselerasi kompetensi peserta didik sehingga peserta didik memiliki kompetensi yang diinginkan oleh di perusahaan-perusahaan tersebut.

Dia menjelaskan, perusahaan-perusahaan yang hadir di Sidoarjo sebagian besar merupakan industri padat modal. Artinya mengedepankan teknologi. Hal itu tentunya menjadi tantangan tersendiri.

Untuk mengatasi hal ini, Argo menjelaskan bahwa pihaknya bekerjasama dengan PT SSU dalam mengembangkan Teaching Factory (TeFa). Siswa memperoleh kepercayaan untuk merakit produk. Hal itu menciptakan sikap kerja siswa yang jujur, tahan banting, dan mampu bekerjasama/team work. “Itu menjadi modal penting dalam menghadapi dunia kerja,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengembangkan sepeda motor listrik yang diberi nama MAWA EV One, sehingga lulusan tidak merasa canggung ketika berhadapan dengan industri yang memiliki modal besar. Harapan kedepannya, Job Matching harus terus berkembang dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sidoarjo Ainun Amalia menambahkan bahwa angka pengangguran tidak dapat sepenuhnya dihilangkan. Karena setiap tahun selalu ada lulusan baru. Di Sidoarjo, setiap SMK menghasilkan sekitar 600 siswa lulus setiap tahunnya. Yang berarti ada sekitar 24 ribu lulusan SMK setiap tahun.

Oleh karena itu, kegiatan Bursa Kerja Khusus (BKK) untuk lulusan SMK tetap diadakan secara rutin. Meskipun lulusan SMK seringkali dianggap sebagai penyumbang pengangguran terbesar, namun kontribusi mereka dalam mengurangi angka pengangguran juga signifikan. “Pihak sekolah diharapkan membekali siswa tidak hanya dengan hard skill, tetapi juga soft skill serta kemampuan spesifik yang dibutuhkan oleh pasar kerja di Sidoarjo,” imbuhnya.
Diharapkan, melalui job matching ini, lulusan SMK di Sidoarjo dapat memiliki peluang yang lebih baik dalam memasuki dunia kerja dan turut berperan dalam pengurangan angka pengangguran. (nis/vga) Editor : Vega Dwi Arista
#angka pengangguran #SMK Darma Siswa #Job Matching