SD Khazanah Ilmu Gelar Pameran Karya dan Kreativitas Siswa

Vega Dwi Arista • Dipublikasikan Minggu, 8 Januari 2023 | 02:25 WIB
PANGGUNG PAMERAN: Kepala SD Khazanah Ilmu Mohamad Rojii saat mengenalkan duta P5. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)
PANGGUNG PAMERAN: Kepala SD Khazanah Ilmu Mohamad Rojii saat mengenalkan duta P5. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)
SIDOARJO - SD Khazanah Ilmu, Wage, Kecamatan Taman menggelar pameran karya dan kreativitas siswa, Sabtu (7/1). Hal itu juga merupakan bagian produk implementasi kurikulum merdeka yang telah diajarkan kepada siswa selama satu semester terakhir.

Beragam karya siswa dipamerkan di panggung dan halaman sekolah. Mulai dari olahan barang bekas menjadi produk tepat guna, hingga berbagai souvenir karya siswa. Panggung pameran juga menjadi ajang bagi siswa untuk menampilkan bakat dan kemampuannya. Seperti memanah, hingga storytelling.

Photo
Photo
KREATIF: Kepala SD Khazanah Ilmu Mohamad Rojii saat meninjau bazar kreasi dari siswa. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Kepala SD Khazanah Ilmu Mohamad Rojii mengungkapkan, dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagian kurikulum merdeka ini pihak sekolah mengambil tema gaya hidup berkelanjutan. Salah satunya mengajarkan para siswa agar mencintai lingkungan.

Karena itu beberapa produk karya siswa banyak yang memanfaatkan barang bekas yang kemudian disulap menjadi barang tepat guna. Seperti tempat tisu, hingga tempat sampah unik. “Itu produk hasil karya selama satu semester. Saat ini waktunya memamerkan,” jelasnya.

Panggung kreasi yang dihadirkan juga bagian hiburan untuk wali murid. Karena kegiatan pameran juga dibarengkan dengan pengambilan rapor. Wali murid yang hadir bisa menikmati hiburan yang diisi dari para siswa. Termasuk belanja berbagai produk kreasi siswa.

Rojii menambahkan, SD Khazanah Ilmu telah berdiri sejak 2010. Saat ini ada 527 siswa yang bersekolah dan terbagi dalam 21 rombongan belajar.

SD yang sudah berdiri 13 tahun ini juga unik. Karena menerapkan kurikulum yang mengintegrasikan sekolah SD formal di bawah Dinas Pendidikan dengan madrasah diniyah (Madin) di bawah Kemenag.

Sekolah menerapkan fullday. Selepas pendidikan formal, siswa akan masuk dalam pembelajaran agama layaknya madin. Tapi, sekolah juga telah mendesain khusus beragam materi dalam madin yang itu bisa lebih digemari dengan anak-anak. “Nanti siswa juga dapat dua ijazah. SD dan Madin,” imbuhnya. (son/vga) Editor : Vega Dwi Arista
Pameran Kreativitas Karya Siswa SD Khazanah Ilmu