SIDOARJO-Satu bulan terakhir, suhu di Sidoarjo meningkat. Musim kemarau panjang memberikan tantangan tersendiri bagi kesehatan. Paparan sinar matahari yang intens, suhu yang tinggi, dan kekeringan dapat mempengaruhi tubuh secara keseluruhan.
Dikutip dari CNBC Indonesia, perkiraan cuaca panas dari pantauan aplikasi BMKG, suhu di area Jatim mencapai 33 derajat dengan tingkat kelembapan 50 persen. BMKG menetapkan wilayah Indonesia akan mengalami kemarau lebih panjang tahun ini. Diawali pada akhir Mei hingga September.
Untuk itu, penting menjaga kesehatan di musim kemarau panjang. Berikut sejumlah tips yang dapat dilakukan selama musim panas.
1. Mencegah Dehidrasi:
Salah satu risiko utama di musim kemarau adalah dehidrasi. Kekeringan udara dan suhu yang tinggi dapat menyebabkan tubuh kita kehilangan cairan dengan cepat. Penting untuk minum cukup air. Minimal 8 gelas sehari. Serta menghindari minuman yang mengandung kafein atau alkohol.
2. Melindungi Kulit dari Paparan Sinar Matahari:
Sinar matahari yang kuat di musim kemarau dapat menyebabkan kerusakan kulit. Termasuk penuaan dini dan risiko kanker kulit. Penting untuk menggunakan tabir surya dengan SPF tinggi, mengenakan pakaian yang melindungi kulit, dan menghindari paparan sinar matahari langsung pada jam-jam paling terik.
3. Menghindari Penyakit Pernapasan:
Kekeringan udara di musim kemarau juga dapat memicu masalah pernapasan. Terutama bagi mereka yang memiliki asma atau alergi. Menggunakan penghidrasi udara atau humidifier di rumah, menghindari asap rokok, dan menjaga kebersihan rumah dapat membantu mengurangi risiko penyakit pernapasan.
4. Menjaga Kualitas Udara:
Polusi udara jadi lebih buruk di musim kemarau. Penting untuk menjaga kualitas udara di dalam dan di luar ruangan dengan menghindari aktivitas yang menghasilkan polusi. Seperti pembakaran sampah.
5. Mengatur Pola Makan yang Sehat:
Musim kemarau sering kali diiringi dengan perubahan pola makan yang tidak sehat. Seperti mengonsumsi makanan cepat saji atau minuman manis yang mengandung banyak gula. Penting untuk tetap mengonsumsi makanan seimbang yang kaya akan nutrisi. Seperti buah-buahan segar, sayuran, dan makanan yang tinggi serat.
6. Beristirahat yang Cukup:
Suhu yang tinggi dan cuaca yang panas dapat membuat tubuh kita lebih cepat lelah. Penting untuk memberikan waktu istirahat yang cukup bagi tubuh dengan tidur yang cukup, dan menghindari aktivitas berat pada saat-saat paling panas.
7. Melakukan Aktivitas Fisik dengan Bijak:
Meskipun musim kemarau bisa membuat kita malas bergerak, penting untuk tetap aktif secara fisik. Namun, lakukan aktivitas fisik di waktu yang tepat. Seperti pagi atau sore hari ketika suhu belum terlalu tinggi. Jangan lupa untuk menggunakan pakaian yang nyaman dan melindungi diri dari panas berlebih.
Menjaga kesehatan di musim kemarau yang panjang adalah hal yang penting agar kita tetap merasa nyaman dan bugar. Dengan mengikuti tips di atas, kita dapat mengurangi risiko masalah kesehatan yang mungkin timbul. Ingatlah untuk selalu mendengarkan tubuh kita dan mencari bantuan medis jika diperlukan.
Baca Juga: Kebakaran Lahan Kosong di Sidoarjo Meningkat Selama Musim Kemarau
Jaga kesehatanmu dengan baik dan tetap semangat menghadapi musim kemarau yang panas ini. Stay hydrated dan jangan lupa pakai sunblock! (bni/nis)
Editor : Vega Dwi Arista