RADAR SIDOARJO - Warga Sidoarjo diminta waspada terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan Bupati Sidoarjo Subandi. Modus penipuan tersebut dilakukan melalui media sosial (medsos) Facebook dengan menggunakan akun bernama Cak Band.
Akun tersebut diduga mencatut nama dan jabatan Bupati Sidoarjo untuk menawarkan program donasi pembangunan maupun renovasi masjid dan musala. Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap tawaran tersebut, terlebih jika diminta melakukan transfer uang atau memberikan data pribadi.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Ajak Anggota DPRD Sepak Bola, Skor Mengejutkan
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKOM) Diskominfo Kabupaten Sidoarjo Anita Inggit ZS membenarkan adanya modus penipuan yang mengatasnamakan Bupati Sidoarjo tersebut.
Dalam modus yang beredar, akun Facebook Cak Band mengirimkan pamflet open donasi masjid dan musala kepada sejumlah pengguna. Akun tersebut juga mengirim pesan dengan narasi seolah-olah bantuan donasi itu merupakan program pribadi Bupati Sidoarjo.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Terbitkan Surat Edaran Batasan Penggunaan Sound Horeg
Dalam salah satu percakapan, akun tersebut menyebut akan membantu memberikan donasi untuk masjid atau musala yang sedang direnovasi selama sisa masa jabatan Bupati Sidoarjo. Percakapan kemudian dilanjutkan dengan menanyakan masjid atau musala yang sedang direnovasi. Salah satu balasan bahkan menyebut Masjid Agung Sidoarjo yang berada di depan Alun-alun Sidoarjo.
“Masyarakat harus berhati-hati terhadap akun maupun pesan yang mengatasnamakan pejabat daerah. Jangan sampai iming-iming bantuan atau donasi dimanfaatkan pelaku untuk menguras uang ataupun mendapatkan data pribadi masyarakat,” imbau Anita, Minggu (9/8).
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Larang Panitia Agustusan Patok Nominal ke Warga, Iuran Seikhlasnya
Dia meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang diterima melalui media sosial. Warga juga diimbau tidak melakukan transfer uang maupun memberikan data pribadi kepada pihak yang identitasnya belum terverifikasi.
“Kami mengimbau masyarakat agar waspada terhadap segala bentuk komunikasi yang mengatasnamakan Bupati Sidoarjo, terutama jika disertai permintaan uang atau donasi. Jangan langsung percaya atau melakukan transfer sebelum diverifikasi melalui kanal resmi Pemkab Sidoarjo. Jika menemukan indikasi penipuan, simpan buktinya dan segera laporkan,” tuturnya.
Baca Juga: Bupati Razia Penjualan Miras di Sidoarjo, Tiga Ruko Ditutup karena Salahi Aturan
Jika menerima pesan serupa, masyarakat diminta melakukan konfirmasi terlebih dahulu melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebelum mengambil tindakan. Apabila menemukan komunikasi mencurigakan, warga juga diharapkan menyimpan bukti percakapan dan melaporkannya kepada Pemkab Sidoarjo atau aparat penegak hukum.
Kewaspadaan dinilai penting karena pelaku penipuan kerap memanfaatkan nama pejabat publik untuk membangun kepercayaan calon korban. Apalagi, ajakan donasi dengan membawa nama pejabat dan kepentingan tempat ibadah berpotensi membuat masyarakat lebih mudah percaya.
Diskominfo Sidoarjo mengingatkan masyarakat agar tidak hanya melihat nama, foto profil, maupun narasi yang digunakan sebuah akun. Identitas dan informasi yang diterima harus dipastikan berasal dari kanal resmi sebelum warga memberikan uang maupun informasi pribadi. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo