RADAR SIDOARJO - Tim Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil membongkar komplotan begal sepeda motor yang selama ini meresahkan masyarakat. Empat pelaku berhasil diamankan. Mereka diduga telah beraksi di 18 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Kanit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo Iptu M. Rofik mengatakan, salah satu pelaku berinisial H yang diduga menjadi otak komplotan terpaksa dilumpuhkan dengan tindakan tegas dan terukur.
Baca Juga: Viral Postingan Begal Ojol di Krian Sidoarjo, Polisi Tegaskan Sudah Ditangkap
Pelaku ditembak pada bagian kaki karena berusaha melawan petugas saat proses penangkapan.
"Satu pelaku terpaksa kami lakukan tindakan tegas dan terukur karena melawan petugas saat proses penangkapan," ujar Iptu M. Rofik.
Dalam menjalankan aksinya, komplotan tersebut menggunakan modus menuduh korban telah melakukan pemukulan terhadap seorang perempuan. Saat korban panik dan kebingungan, para pelaku langsung merampas sepeda motor milik korban.
"Modusnya, pelaku menuduh korban melakukan pemukulan terhadap seorang wanita. Di saat korban panik dan ketakutan, para pelaku langsung merampas sepeda motor milik korban," jelasnya.
Dari hasil penyelidikan dan pengembangan, polisi menemukan bahwa dua dari empat pelaku juga diduga terlibat dalam sejumlah aksi pembegalan di wilayah hukum Polrestabes Surabaya. Karena itu, kedua pelaku tersebut diserahkan ke Polrestabes Surabaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Sementara dua pelaku lainnya beserta barang bukti masih diamankan di Polresta Sidoarjo guna menjalani pemeriksaan dan penyidikan.
Baca Juga: Pria Beristri di Taman Sidoarjo Nekat Begal Payudara Mahasiswi, Ngaku Khilaf
Rofik menegaskan, penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya TKP lain maupun pelaku lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.
begBaca Juga: Sasar Puluhan Wanita, Begal Payudara di Sidoarjo Dibekuk
"Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya lokasi lain yang menjadi tempat para pelaku beraksi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor kepada polisi apabila mengetahui adanya tindak pidana atau menemukan aktivitas yang mencurigakan," pungkasnya. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo