Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Overkapasitas, Rutan Medaeng Sidoarjo Pindahkan 260 Napi ke Sejumlah Lapas

Suryanto • Minggu, 14 Juni 2026 | 14:28 WIB
ANTISIPASI: Pemindahan 260 warga binaan pemasyarakatan di Rutan Medaeng.
ANTISIPASI: Pemindahan 260 warga binaan pemasyarakatan di Rutan Medaeng.

RADAR SIDOARJO – Kondisi hunian yang mengalami kelebihan kapasitas membuat Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, melakukan pemindahan terhadap 260 warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Ratusan narapidana tersebut dipindahkan ke sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rutan di wilayah Jawa Timur.

Baca Juga: Lapas dan Rutan Bedah Rumah Warga Kebonagung Porong Sidoarjo, Hadirkan Harapan Baru bagi Keluarga Miskin

Pemindahan atau layar warga binaan dilakukan selama lima hari, mulai Senin (8/6) hingga Jumat (12/6). Proses pemindahan berlangsung secara bertahap dengan pengawalan ketat petugas pemasyarakatan serta aparat kepolisian bersenjata.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, mengatakan pemindahan tersebut merupakan langkah strategis untuk mengurangi tingkat kepadatan hunian sekaligus menjaga agar proses pembinaan warga binaan tetap berjalan maksimal.

Baca Juga: Tes Urine Mendadak di Rutan Medaeng Sidoarjo Sasar 294 Warga Binaan, Ini Hasilnya

“Jumlah penghuni di sini sudah sangat padat. Pemindahan ini menjadi upaya untuk mengurangi overkapasitas, sekaligus memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk melanjutkan program pembinaan di lapas atau rutan lain dengan fasilitas yang lebih memadai,” ujarnya, Minggu (12/6).

Berdasarkan data Rutan Surabaya, pemindahan dilakukan ke sejumlah lapas dan rutan di Jawa Timur. Pada tahap pertama, Senin (8/6), sebanyak 62 warga binaan dipindahkan ke Lapas Pemuda Madiun, sementara tiga lainnya dikirim ke Lapas Madiun.

Baca Juga: Razia Gabungan, Petugas Temukan Benda Terlarang di Rutan Medaeng Sidoarjo

Sehari berikutnya, Selasa (9/6), masing-masing dua warga binaan dipindahkan ke Lapas Pasuruan dan Lapas Malang. Kemudian pada Kamis (11/6), sebanyak 37 warga binaan diberangkatkan menuju Rutan Situbondo. Selain itu, Lapas Probolinggo dan Lapas Bondowoso masing-masing menerima dua warga binaan.

Gelombang pemindahan terbesar dilakukan pada Jumat (12/6) dini hari. Sebanyak 150 warga binaan sekaligus diberangkatkan menuju Lapas Pemuda Madiun.

Baca Juga: Petugas dan Warga Binaan Meriahkan Pekan Olahraga di Rutan Medaeng Sidoarjo

Tristiantoro menjelaskan, seluruh rangkaian pemindahan berjalan aman dan lancar berkat koordinasi yang baik antara pihak rutan dengan aparat kepolisian. Pengamanan diperketat untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama perjalanan maupun saat proses serah terima warga binaan.

Baca Juga: 42 Gerobak Angkringan Disalurkan untuk Keluarga Napi di Rutan Medaeng Sidoarjo

“Kami berkoordinasi dengan personel Polri untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan keamanan di perjalanan. Alhamdulillah, sejak hari pertama hingga gelombang terakhir seluruh proses berjalan aman dan lancar,” jelasnya.

Pemindahan ratusan narapidana ini menjadi salah satu upaya Rutan Kelas I Surabaya dalam mengatasi persoalan overkapasitas. Selain mengurangi kepadatan hunian, langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembinaan serta pelayanan terhadap warga binaan di lingkungan pemasyarakatan Jawa Timur. (sur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Rutan #Medaeng #Overkapasitas #Napi #Lapas