Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Kakek Syok Dengar Cucu Tewas Diduga Dianiaya Ayah Kandung di Balongbendo Sidoarjo

Suryanto • Jumat, 6 Maret 2026 | 16:01 WIB

HEBOH: Suasana tempat kejadian perkara penganiayaan balita oleh ayah kandungnya di Desa Kemangsen, Balongbendo, Sidoarjo. (SURYANTO/RADAR SIDOARJO)
HEBOH: Suasana tempat kejadian perkara penganiayaan balita oleh ayah kandungnya di Desa Kemangsen, Balongbendo, Sidoarjo. (SURYANTO/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO – Duka mendalam menyelimuti keluarga balita RN, 3,5, yang meninggal dunia diduga akibat penganiayaan oleh ayah kandungnya sendiri. Kakek korban, Endi Hari Cahyono, 49, bahkan sempat pingsan saat pertama kali mendengar kabar cucunya meninggal dunia.

Saat itu Endi sedang bekerja di pasar ketika mendapat kabar duka tersebut. Ia langsung bergegas pulang ke rumahnya di Dusun Gemblongan, Desa Seketi, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.

Baca Juga: Terjatuh lalu Terlindas Truk, Pemotor Tewas di Jalan Lingkar Timur Sidoarjo

Setibanya di rumah, Endi mendapati jasad cucunya yang masih balita sudah tergeletak di ranjang. Ia mengaku tidak kuat menahan kesedihan hingga akhirnya jatuh pingsan.

“Waktu sampai rumah dan melihat kondisi cucu saya, saya langsung pingsan tidak sadarkan diri,” ujar Endi kepada Radar Sidoarjo.

Baca Juga: Pemotor Tanpa Identitas Tewas, Diduga Korban Tabrak Lari di Wonoayu Sidoarjo

Setelah sadar, Endi mulai memperhatikan kondisi tubuh cucunya. Ia melihat adanya sejumlah luka lebam yang menimbulkan kecurigaan keluarga.

Menurutnya, pihak rumah sakit juga sempat menemukan kejanggalan pada kondisi korban sehingga kasus tersebut langsung dilaporkan kepada kepolisian.

Baca Juga: Dua Pelajar Sidoarjo Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Raya Lajuk Porong 

“Dari pihak rumah sakit bilang kematiannya tidak wajar. Makanya polisi langsung datang. Bapaknya sendiri yang mengantar ke rumah sakit, tapi sekarang sudah di Polsek untuk dimintai keterangan,” ungkapnya.

Sementara itu, kepada warga sekitar, ARY, 26, yang merupakan ayah korban sekaligus terduga pelaku sempat memberikan keterangan yang berubah-ubah terkait penyebab kematian anaknya.

Awalnya ia mengaku korban meninggal karena terjatuh. Namun luka-luka yang ditemukan pada tubuh korban memunculkan dugaan kuat adanya tindak kekerasan.

“Tadi sempat ditanya polisi, katanya dia mengaku habis memukuli. Kalau tidak diamankan polisi, mungkin sudah dihajar warga di sini,” kata Endi.

Saat ini ARY telah diamankan di Polsek Balongbendo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari pemeriksaan sementara, korban diduga telah mengalami kekerasan sejak sehari sebelumnya. Saat itu pelaku meninggalkan korban sendirian di rumah hingga keesokan paginya korban mengalami kejang-kejang.

Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng Sulistyono mengatakan, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.

“Kasus ini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Balongbendo bersama Polresta Sidoarjo untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (sur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Balita #Balongbendo #cucu #ayah #Kakek #Tewas