RADAR SIDOARJO - Upaya licik seorang pengunjung perempuan untuk menyelundupkan ganja ke dalam Rutan Kelas I Surabaya atau Rutan Medaeng, Waru, Sidoarjo, berhasil digagalkan petugas.
Perempuan berinisial SK itu nekat membawa 230 gram daun ganja kering yang disembunyikan rapi di dalam kemasan makanan ringan.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tomi Elyus mengatakan, insiden itu terjadi pada Senin (6/10) pagi, saat petugas tengah melakukan pemeriksaan rutin di layanan kunjungan.
Kejadian bermula ketika pukul 09.00, tim penggeledahan melakukan pemeriksaan manual terhadap barang bawaan pengunjung setelah melewati X-Ray dan Body Scanner.
"Saat membuka kemasan makanan ringan milik SK, petugas menemukan tiga kantong daun ganja kering dengan total berat sekitar 230 gram,” ujar Tomi Elyus ke Radar Sidoarjo, Selasa (7/10).
Tomi menuturkan, temuan mencurigakan itu langsung ditindaklanjuti. SK bersama barang bukti segera diamankan ke ruang Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) untuk diperiksa lebih lanjut.
“Dari hasil pemeriksaan awal, SK mengaku barang tersebut akan diserahkan kepada seorang warga binaan berinisial P,” ungkapnya.
Namun, dari keterangan narapidana P, diketahui bahwa dirinya hanya diminta menerima titipan tersebut oleh warga binaan lain berinisial FA. Petugas pun segera memisahkan kedua warga binaan ke sel pengasingan (Straf Sel) untuk pemeriksaan mendalam.
“Kami langsung berkoordinasi dengan Polsek Waru dan melaporkan kejadian ini kepada Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur," tuturnya.
Saat ini, pengunjung SK juga sudah diserahkan ke Polsek Waru untuk proses hukum lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi segala bentuk upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam lingkungan pemasyarakatan.
“Kami berkomitmen menegakkan aturan dan memastikan Rutan Surabaya tetap bersih dari narkoba. Tidak ada celah bagi siapa pun untuk bermain-main dengan barang haram tersebut,” tegasnya.
Keberhasilan ini menambah catatan positif Rutan Medaeng. Dalam kurun waktu 10 bulan terakhir, petugas Rutan Kelas I Surabaya sudah empat kali menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam rutan.
“Ini menjadi bukti nyata keseriusan kami dalam menjaga integritas dan keamanan Rutan. Pengawasan terhadap barang bawaan pengunjung akan terus kami perketat,” pungkasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista