RADAR SIDOARJO - Kejadian tragis menimpa seorang nenek perempuan bernama Tuminem, warga RT 12 RW 1, Jalan Bungurasih Timur, Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo yang diduga terpeleset, lalu tenggelam di Sungai Buntung belakang rumahnya pada Jumat (11/4) pagi.
Korban yang berusia 86 tahun, dilaporkan tenggelam oleh anak kandung perempuannya di Sungai Buntung, Waru, Sidoarjo. Pantauan Radar Sidoarjo di lokasi, Tim SAR gabungan masih melakukan upaya proses pencarian hingga pukul 15.00.
Relawan BPBD Sidoarjo, Andriansyah mengatakan, pasca bangun dari tidur sekitar pukul 03.15, anak kandung korban melaporkan bahwa ibunya hilang.
Mendapati hal tersebut, ia mencoba mencari di kamar dan memanggil ibunya, namun tetap tidak ditemukan. Setelah melihat ke arah belakang rumah, pintu yang berbatasan langsung dengan sungai dalam posisi terbuka.
"Sama anaknya sempat dicari tapi tidak ketemu. Setelah dicek pintu belakang rumah dalam kondisi terbuka," ujarnya.
Karena itu, sang anak menduga bahwa ibunya terpeleset, lalu tercebur ke dalam sungai. Setelahnya, kejadian tersebut dilaporkan ke BPBD Sidoarjo kemudian diteruskan ke Polsek Waru. "Upaya pencarian masih terus dilakukan hingga sore ini," jelasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Waru AKP Adik Agus Putrawan membenarkan adanya dugaan korban tenggelam di Sungai Buntung kawasan Bungurasih, Waru. "Pencarian masih terus dilakukan," tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, korban belum berhasil ditemukan. Tim BPBD bersama relawan masih berupaya melakukan pencarian di Sungai Buntung, Waru, Sidoarjo, dengan perahu karet dan alat-alat pencarian kecelakaan air lainnya. (dik/gun)
Editor : Guntur Irianto