SIDOARJO - Puluhan kaum dhuafa mulai pemulung hingga pengemis mendatangi Polsek Waru. Mereka datang dan masuk ke Mapolsek Waru. Kedatangan mereka langsung disambut oleh Kapolsek dan anggota lainnya.
Ternyata puluhan pemulung dan pengemis ini bukan hendak demo. Mereka datang ke Polsek Waru atas ajakan Kapolsek. Mereka diimbau agar tidak menjadi korban atau penyebab kecelakaan saat berada di jalan.
"Kami sampaikan agar mereka tidak menjadi korban atau malah penyebab kecelakaan karena aktifitas mereka di jalan sekitar wilayah Waru," kata Kapolsek Waru Kompol Miftahul Amin, Rabu (5/3).
Puluhan kaum dhuafa mulai tua hingga muda bahkan anak-anak ini diajak ke Polsek Waru. Selain memberikan imbauan agar berhati-hati, pihaknya juga mewanti-wanti mereka agar tidak melakukan tindak kejahatan.
Mereka semua kemudian didata dan diberikan santunan. Mereka kebanyakan berasal dari luar wilayah Waru. "Kami mendata mereka semua," ujarnya.
Amin mengungkapkan, pemulung dan pengemis ini sempat ketakutan ketika polisi datang dan membawanya. Namun saat berada di Polsek Waru mereka langsung tenang.
Wajah pemulung dan pengemis yang sempat ketakutan berubah menjadi sumringah. "Kami tawarkan mereka untuk mandi terlebih dulu di Polsek Waru. Ini kami lakukan agar mereka bisa membantu menjaga kamtibmas di wilayah Waru," katanya. (gun)
Editor : Guntur Irianto