Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Satlantas Tertibkan Pengemudi Bus dan Ojol di Pintu Keluar Terminal Purabaya Sidoarjo, Ini Penyebabnya 

Guntur Irianto • Sabtu, 22 Februari 2025 | 16:16 WIB
IMBAUAN : Satlantas Polresta Sidoarjo saat mengedukasi sopir bus dan ojol di Terminal Purabaya, Sidoarjo. (IST/RADAR SIDOARJO)
IMBAUAN : Satlantas Polresta Sidoarjo saat mengedukasi sopir bus dan ojol di Terminal Purabaya, Sidoarjo. (IST/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Berhasil mengurai kemacetan di bawah jembatan layang Waru, Sidoarjo, arah Surabaya, Satlantas Polresta Sidoarjo juga melaksanakan penertiban di pintu keluar Terminal Purabaya. Penertiban tersebut dilaksanakan karena titik tersebut menjadi salah satu penyebab kepadatan.

Setelah melaksanakan rekayasa di bawah jembatan layang, Kasatlantas Polresta Sidoarjo AKP Jodi Indrawan menemukan titik simpul kepadatan lain. Kendaraan dari arah Waru, Sidoarjo, yang hendak menuju Surabaya tersendat di depan pintu keluar bus Terminal Purabaya. 

"Setelah kami analisa ternyata masih terjadi kepadatan ternyata karena bus dan ojek online (ojol) yang berhenti di pintu keluar Terminal Purabaya, " jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing melalui Kasatlantas AKP Jodi, Sabtu (22/2).

Ia mengungkapkan, setelah melakukan rekayasa pada traffic light (TL) di bawah jembatan layang Waru, Sidoarjo, ia melihat kepadatan masih terjadi. Terutama selepas jembatan layang. Pihaknya melakukan analisa bersama anggota di lokasi.

Ternyata, kepadatan antrean kendaraan yang hendak menuju Surabaya tersebut, disebabkan oleh bus yang berhenti di pintu keluar terminal. Bus ini menurunkan dan menaikkan penumpang di pintu keluar dengan cara parkir. 

PENERTIBAN : Satlantas Polresta Sidoarjo mengimbau pengendara ojol agar tidak menurunkan atau mengambil penumpang sembarangan di pintu keluar bus Terminal Purabaya, Sidoarjo. (IST/RADAR SIDOARJO)
PENERTIBAN : Satlantas Polresta Sidoarjo mengimbau pengendara ojol agar tidak menurunkan atau mengambil penumpang sembarangan di pintu keluar bus Terminal Purabaya, Sidoarjo. (IST/RADAR SIDOARJO)

Mereka ngetem sehingga menyebabkan kepadatan. Bahkan tak jarang, menutup sebagian jalan di jalur kendaraan dari arah Waru menuju Surabaya.

"Kami juga temukan ojol dan taksi online (taksol) yang beberapa kali berhenti di badan jalan untuk menurunkan atau mengambil penumpang," ungkapnya.

AKP Jodi langsung turun ke lokasi dan memberikan imbauan pada sopir bus dan beberapa pengemudi atau pengendara ojol.

"Kami meminta mereka tidak menurunkan atau menaikkan penumpang sembarangan sehingga menyebabkan kemacetan," terangnya. 

Salah seorang pengendara Wahyu, 32, warga Sidoarjo, ia mengaku sering jengkel dengan bus yang ngetem di lokasi. Ditambah lagi, pengendara ojol atau penjemput yang berada di pintu keluar Terminal Purabaya. 

"Sekarang mulai lancar, dulu dari Sidoarjo ke Wonokromo sering kena macet di pintu keluar Terminal Purabaya. Sekarang sudah lumayan, sebelumnya butuh 45 menit ke Wonokromo sekarang hanya 30 menit, " jelasnya. (gun)

 

Editor : Guntur Irianto
#surabaya #Satlantas #ojek online (ojol) #Urai Kemacetan #Purabaya #Polresta #Terminal #Waru