Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Ditantang lewat TikTok, Korban Dihajar hingga Babak Belur di Sidoarjo

Diky Putra Sansiri • Rabu, 30 Oktober 2024 | 01:39 WIB

 

NEKAT: AM saat rilis di Mako Polresta Sidoarjo, Selasa (29/10). (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
NEKAT: AM saat rilis di Mako Polresta Sidoarjo, Selasa (29/10). (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
 

SIDOARJO - AM pria asal Kutuk Barat, Desa Sidokare, Kecamatan Sidoarjo dibekuk Unit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo. Pria 25 tahun tersebut ditangkap karena menghajar korban MN, 18, hingga babak belur di desa setempat.

Aksi tersebut berawal dari kelompok korban yang menantang kelompok pelaku diduga untuk tawuran. Karena kalah jumlah, kelompok pelaku mengarahkan kelompok korban untuk menuju ke wilayah Desa Sidokare.

Dalam ungkap kasus di Mako Polresta Sidoarjo, Selasa (29/10), Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Fahmi Amarullah mengatakan, awalnya SPKT Polsek Sidoarjo Kota menerima laporan kasus dugaan kekerasan dari pihak korban, Minggu (13/10).

Menindaklanjuti hal itu, penyidik dan Unit Inafis melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti. Korbannya merupakan warga Wonokromo, Surabaya yang sedang di rawat di RSUD Sidoarjo.

Setelah dilakukan penyelidikan, kemudian pada Senin (14/10) tersangka AM berhasil ditangkap di kediamannya. Usai diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya telah menghajar MN.

Berdasarkan fakta hasil pemeriksaan, pada Jumat (11/10), pelaku dari arah Mojokerto hendak pulang ke Sidoarjo. Sesampainya di Wonoayu, pelaku melihat adanya gerombolan remaja mengendarai motor.

Saat itu, ada empat remaja yang berboncengan motor berada di depannya. Karena takut terjadi hal yang tak diinginkan, pelaku meminta teman-temannya untuk menyalip gerombolan tersebut.

Namun, rupanya gerombolan tersebut justru mengejar pelaku. Tak hanya itu, gerombolan tersebut menendang pelaku mengenai punggungnya, beruntungnya pelaku tidak terjatuh, hingga akhirnya bisa melarikan diri.

Usut punya usut, kelompok yang mengejar pelaku adalah kelompok dari korban. Rupanya, kelompok korban masih belum terima dan menantang kelompok pelaku melalui DM TikTok untuk 'balen' pada Minggu (13/10) sekitar pukul 01.00.

"Ditentukan tempatnya di Gading Fajar. Karena kalah jumlah, kelompok pelaku memberikan lokasinya berada di Sidokare," ujarnya.

Marespon hal itu, pada pukul 04.30, kelompok korban berjumlah 30 orang menuju ke tempat nongkrong pelaku. Mereka melempar batu bata dan batu ke arah kelompok pelaku.

Karena kalah jumlah, kelompok pelaku menyelamatkan diri berlari ke dalam gang. Aksi kejar-kejaran itu bubar setelah polisi yang sedang berpatroli membubarkannya. Apesnya, saat diobrak petugas, korban terjatuh dari motornya.

"Tersangka melihat korban terjatuh telah dikerubungi warga. Tersangka menghampiri korban dan menendang sebanyak dua kali mengenai punggung atas," jelasnya.

Ironisnya, warga melihat korban membawa senjata tajam (sajam) berupa celurit kecil. Lalu, baju yang dikenakan korban dilucuti oleh warga, karena kelakuan mereka meresahkan. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Pelaku #TikTok #dihajar #Korban #Babak Belur