SIDOARJO - Belasan anggota gangster berhasil diringkus anggota Raimas Sat Samapta Polresta Sidoarjo. Penangkapan dilakukan dalam kegiatan patroli di wilayah Desa Becirongengor, Kecamatan Wonoayu, Sabtu, 10 Agustus 2024 pagi sekitar pukul 04.00.
Informasi yang dihimpun menyebut, polisi berhasil mengamankan 16 anggota gangster beserta tujuh barang bukti berupa senjata tajam (sajam) celurit panjang di desa setempat.
Kini, 16 anggota gangster yang menamai kelompoknya 'Satuan Golongan Anti Kesombongan (Sanggong)' mendekam di Polresta Sidoarjo untuk dilakukan pendalaman.
Ketika ditemui di lokasi kejadian, Kasat Samapta Polresta Sidoarjo Kompol Warih Hutomo mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan 16 kelompok anak-anak beserta tujuh barang bukti sajam.
Usai mendapat laporan masyarakat terkait kelompok anak-anak yang meresahkan dan sedang berkumpul di suatu tempat, pihaknya bergegas menuju ke TKP untuk mengecek.
GangsterBaca Juga: Bawa Celurit dan Pedang, Empat Anggota Gangster di Sidoarjo Dibekuk
"Ternyata benar, saat dicek, mereka berkumpul di salah satu rumah kelompok anak-anak tersebut," ucapnya.
Selain itu, 10 motor yang berada di TKP telah diamankan di Polresta Sidoarjo. Sebetulnya, kelompok anak-anak yang berkumpul di TKP berjumlah puluhan.
Namun, saat dilakukan penggerebekan, mereka ada yang melarikan diri. Bahkan, motor mereka ada yang ditinggal karena ketakutan.
"Ada yang lari sekitar 15 orang. Dari 16 orang yang kita amankan, tergolong dewasa ada tiga orang, yang lainnya masih anak-anak usia 14 dan 15 tahun," ujarnya.
Menurutnya, untuk tiga anggota yang dewasa, berusia sekitar 18, 19, dan 20 tahun. Diketahui, salah satu dari orang dewasa itu merupakan ketua dari kelompok gangster tersebut.
"Dari tiga yang sudah dewasa salah satunya sebagai komandan dari mereka, karena kelompok mereka memanggil dengan sapaan komandan," urainya.
Dari pengakuan beberapa anggota gangster itu, mereka berkumpul setelah mendapat undangan dari komandannya melalui WhatsApp. Diduga mereka akan melakukan tawuran.
"Dugaan sementara mereka akan melakukan tawuran. Namun sebelum beraksi sudah berhasil kami amankan. Akan kami limpahkan ke Satreskrim Polresta Sidoarjo untuk didalami," pungkasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista