SIDOARJO - Motor milik Azin Baihaqi yang terparkir di tempat parkir mess sopir paket disikat maling, Minggu, 26 Mei 2024 sekitar pukul 05.51. Honda Vario miliknya itu raib saat dirinya sedang tidur di dalam mess.
Lokasinya di Jalan Mandala, Desa Semambung, Kecamatan Gedangan. Maling berhasil menggondol satu unit motor, yakni Honda Vario nopol AG 6202 VBW. Bukan hanya itu, pelaku juga menggondol iPhone 11 dan dompet.
Saat dikonfirmasi Jumat, 31 Mei 202, pengurus lapangan sopir paket Rizki mengatakan, motor milik rekannya itu diparkir di tempat parkir mess berdampingan dengan motor sopir yang lain.
"Posisi motor sudah dikunci setir, cakram juga tergembok. Pintu dan gerbang saat itu tidak dikunci," ujarnya.
Menurut pria tersebut, saat itu pemilik motor sedang istirahat tidur, usai pulang bekerja. Sedangkan, di dalam mess hanya ada dua orang.
"Untuk sopir yang lain masih jalan. Kebetulan hanya ada dua sopir yang sedang beristirahat," ungkapnya.
Ketika bangun tidur, korban terkejut melihat motor miliknya sudah tidak ada di tempat parkir semula. Mendapati hal tersebut, korban berupaya mencari motor miliknya di sekitar lokasi dan menanyakan kepada warga sekitar.
Namun, upaya korban tak menuai hasil, pelaku telah membawa kabur motor miliknya. Meski begitu, ada salah satu tetangga yang mengetahui pelaku saat kabur membawa motor korban.
"Setelah pelaku kabur mungkin selisih sekitar 10 menit korban langsung terbangun. Lalu sempat tanya ke tetangga yang nyapu-nyapu, tetangga bilang, 'barusan saja pelaku baru lewat'," jelasnya.
Posisi motor korban berada di samping Honda Scoopy dan Yamaha Mio. Bahkan, juga ada Suzuki Nex dan Yamaha Jupiter MX yang terparkir di parkiran tersebut.
Untuk memastikannya, korban mencoba mengecek kamera CCTV yang menyorot di parkiran dan di dalam mess. Ternyata benar, saat dicek ada satu pelaku yang masuk ke dalam mess, lalu menggondol motor miliknya.
Semula pelaku datang sekitar pukul 05.50. Tanpa mengintai, pelaku mencopot sepatu hitamnya langsung masuk ke dalam mess. Lantas, pelaku sempat menuju ke kamar lain dan selanjutnya ke kamar korban.
Hanya butuh waktu kurang dari satu menit, pelaku keluar dari kamar korban dan menggondol sebuah tas, termasuk iPhone 11 dan dompet, beserta kunci motor Honda Vario.
Kemudian, pelaku yang mengenakan jaket berwarna merah dan hem kotak-kotak itu menuju ke depan gerbang mess untuk menemui seseorang.
Berdasarkan informasi warga yang mengetahui, pelaku datang naik ojek online. Usai menggondol tas korban, pelaku keluar ke depan pagar ternyata untuk membayar ojek online. Terdengar pengemudi ojek online menyebutkan biaya sebesar Rp 36 ribu.
Bahkan, uang yang berada di tas milik korban digunakan pelaku untuk membayar ojek online. Usai membayarnya, pelaku langsung menuju motor korban dan menyalakan motornya.
"Sempat tidak bisa jalan, karena cakram ban depan motor digembok. Tapi akhirnya bisa dibuka sama pelaku," imbuhnya.
Usai berhasil membuka gembok, pelaku bergegas melarikan diri. Ciri-ciri pelaku mengenakan jaket merah, bercelana jeans panjang biru, bertopi. Untuk memudahkan kepolisian, wajah pelaku nampak jelas terekam di kamera CCTV.
"Kalau transaksi ojek online Rp 36 ribu, kemungkinan pelaku bukan dari daerah sini. Bisa jadi Surabaya, kalau Sidoarjo bisa Candi atau Sepanjang," terangnya.
Atas kejadian tersebut, korban langsung melaporkan ke Polsek Gedangan untuk ditindaklanjuti. Sementara, Kanit Reskrim Polsek Gedangan Iptu Roni Endratmoko mengatakan, pihaknya telah menerima pelaporan dari pihak korban.
"Benar sudah melapor, masih dalam lidik," tandasnya. (dik/nis)
Editor : Annisa Firdausi