Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Kebakaran Misterius Melanda Warkop di Buduran Sidoarjo, Pemilik Ungkap Kejanggalan

Diky Putra Sansiri • Kamis, 23 Mei 2024 | 21:17 WIB
LUDES: Kondisi warkop di Buduran, Sidoarjo, usai terbakar pada Kamis, 23 Mei 2024. (IST)
LUDES: Kondisi warkop di Buduran, Sidoarjo, usai terbakar pada Kamis, 23 Mei 2024. (IST)

SIDOARJO - Kebakaran hebat terjadi di warung kopi (warkop) milik Fikry di Jalan KH Ali Mas'ud, Desa Sidokerto, Kamis, 23 Mei 2024. Tepatnya di samping Kafe K-Bray, Kecamatan Buduran. Akibatnya, warung ludes tak tersisa. Warkop yang terbakar merupakan bangunan semi permanen.

Insiden kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 00.10. Saat itu, warkop dalam kondisi sedang tutup dan tidak ada orang yang berada di dalamnya. Barang-barang yang terbakar di antaranya, rombong, gelas, termos, kompor dan peralatan lainnya.

"Saya tidak tahu penyebab awal kebakaran. Karena warkop saya pukul 16.00 sudah tutup," ujar pemilik warkop Fikry.

Menurut pria 23 tahun itu, justru dia selaku pemilik baru mengetahui jika warkop miliknya terbakar pada pagi dari Instagram. "Adek saya dikabari temannya pada pukul 04.00 dari postingan Instagram," ungkapnya.

Mendapati hal tersebut, pihaknya bergegas menuju ke TKP untuk mengecek kondisi warkop miliknya. Sesalnya, dia mendapati barang-barang di warkop sudah hangus tak tersisa.

"Itu yang dibakar rombong saya, untuk dagangan dan elpiji 3 kg dibawa pulang karena dua kali hilang," imbuhnya.

Sehingga, peralatan seperti gelas, termos, kompor dan peralatan lainnya ludes tak tersisa. Sebelumnya, pemilik seringkali kehilangan barang-barang di warkopnya, terhitung sampai empat kali.

"Yang pertama elpiji dua kali hilang, kedua dagangan saya disapu bersih dua kali hilang, dan ketiga kebakaran alang-alang di belakang warung saya, untungnya warung saya tidak kena," tambahnya.

Sebelum terjadinya kebakaran, pemilik seringkali mengalami kejadian yang merugikan dirinya dan banyak terjadi kejanggalan, sehingga dia menduga kuat warung miliknya memang sengaja dibakar.

Padahal, pemilik warkop menyewa lahan tersebut dengan membayarkan uang Rp 300 ribu per bulan. Diketahui, warkop itu baru buka selama satu tahun.

 

"Karena lahan itu banyak peminatnya, banyak orang yang bilang, bahkan pengurus sendiri bilang banyak yang mau minta lahan saya," terangnya.

Menurut Fikry, terdapat CCTV kafe yang mengarah ke warkopnya tersebut. Sehingga bisa didapatkan bukti-bukti penyebab terjadinya kebakaran. Akan tetapi, saat diminta rekaman CCTV pihak kafe menolak.

Tidak selang lama Damkar Sidoarjo datang ke lokasi kejadian. Petugas Damkar langsung menyemprotkan air ke arah api yang masih menyala. Hingga akhirnya api berhasil dipadamkan.

Namun, masih belum diketahui secara pasti apa penyebab kebakaran hingga menghanguskan bangunan tersebut. Sementara, Kapolsek Buduran Kompol Herry Setyo Susanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Masih menunggu pemilik," tandasnya. (dik/nis)

Editor : Annisa Firdausi
#kebakaran warkop #diduga disengaja #kasus kebakaran #kebakaran sidoarjo #Damkar Sidoarjo