Kapolsek Gedangan Kompol Samsul Hadi mengatakan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.30 itu menimpa rumah milik Ariel Wibisono, 35. Saat itu, korban bersama istrinya sedang tidur di dalam rumah.
Korban sudah beristirahat bersama istrinya sejak pukul 21.00. Nah, sekitar pukul 02.30 korban terkejut ada warga yang menggedor pagar rumah korban. "Warga juga berteriak kebakaran," ujarnya.
Sontak saja korban langsung terbangun dan keluar rumah. Saat keluar dari kamar, korban sudah melihat teras rumah terbakar. Korban langsung membangunkan istri dan kedua anaknya yang tidur.
Empat orang penghuni rumah kemudian menyelamatkan diri dengan keluar dari dalam rumahnya. Korban beserta istri dan kedua anaknya berhasil selamat. Sayang, kobaran api terus melalap rumah korban.
"Api membakar rumah korban, termasuk kamar yang ditempati korban dan ruang tamu," imbuh pria yang juga mantan Kasi Humas Polresta Sidoarjo itu.
Tak hanya itu, dua unit sepeda motor juga hangus. Yaitu Honda Vario nopol W 4896 NC dan Honda Karisma nopol W 5153 NDJ. Selain Itu, api juga membakar barang dagangan pecah belah, plastik dan juga peralatan dapur.
Korban kemudian menghubungi petugas kebakaran. Selang 20 menit kemudian satu unit mobil pemadam kebakaran dari Posko Buduran tiba. "Dua jam berselang api berhasil dipadamkan. Kami lapor pukul 04.30," bebernya.
Sejumlah anggota Unit Reskrim Polsek Gedangan mengamankan lokasi kejadian dan menggelar olah TKP. Sementara dari hasil keterangan korban, kebakaran diduga disebabkan korsleting saluran listrik kabel AC yang diletakkan di teras.
Sebab menurut Samsul, api muncul dari teras rumah. Meski begitu, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Tapi kerugian materi ditaksir mencapai Rp 300 juta," terangnya. (far/nis) Editor : Vega Dwi Arista