Kapolsek Jabon AKP Sumarsono bercerita, informasi penemuan mayat korban akhirnya menyebar ke masyarakat. Saat mayat korban dibawa ke rumah sakit, ternyata ada pihak keluarga korban yang datang menjenguk jenazah tersebut. "Ternyata benar bahwa warga yang datang menyatakan bahwa Mr X merupakan pihak keluarganya," katanya.
Sementara dari keterangan pihak keluarga, korban pergi meninggalkan rumahnya pada hari Rabu (3/2) sekitar pukul 05.00. Saat itu, korban mengendari motor Yamaha Vega nopol S 3613 N. Korban juga diketahui saat itu mengenakan celana jeans hitam.
Korban juga diketahui tinggal bersama adiknya, Abdul Kholik dan Siti Khomariyah serta ibunya Sunariyam. Bahkan korban juga menulis surat wasiat yang isinya berpamitan dengan keluarganya. Korban merasa sudah tak kuat lagi bekerja karena selalu ditagih.
Rabu (3/2), lalu sekitar pukul 07.00, warga digegerkan dengan penemuan motor korban, helm dan sandal serta foto kopi KTP korban. Warga menemukannya di jembatan Ngrame, Pungging, Mojokerto dan dilaporkan warga ke Polsek Pungging.
"Akhirnya Polsek Pungging menghubungi keluarga korban terkait penemuan mayat pria di dekat Pulau Lusi tersebut, dan langsung direspons pihak keluarga," jelasnya.
Sungai Brantas di Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon sendiri merupakan alur Sungai Brantas Desa Ngrame Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto. "Akhirnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," jelasnya. (far/opi)
Editor : Nofilawati Anisa