Wabup Sidoarjo Usul KDMP Beroperasi 24 Jam

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:05 WIB
JELANG PERESMIAN: Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana meninjau persiapan KDMP Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Selasa (13/10). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
JELANG PERESMIAN: Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana meninjau persiapan KDMP Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Selasa (13/10). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sidoarjo didorong untuk memberikan pelayanan lebih luas kepada masyarakat. Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengusulkan agar gerai koperasi beroperasi selama 24 jam dengan menerapkan sistem kerja bergiliran bagi karyawan.

Usulan tersebut disampaikan Mimik saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) persiapan KDMP Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Selasa (13/10). Koperasi tersebut tengah mempersiapkan operasional dan dijadwalkan segera diresmikan dengan rencana kehadiran menteri.

Baca Juga: Bank Jatim Cabang Sidoarjo Sukseskan Gebyar UMKM Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

Perempuan yang akrab disapa Mak Mimik itu menyebut persiapan KDMP Tambakrejo telah mencapai sekitar 50 persen. Saat ini, pengelola masih melengkapi stok barang kebutuhan pokok sebelum gerai mulai melayani masyarakat.

“Kalau bisa, setelah dibuka tidak boleh tutup. Ke depannya juga bisa buka 24 jam. Nanti pegawainya bergiliran agar masyarakat yang membutuhkan kebutuhan pokok bisa terpenuhi,” ujar Mimik.

Baca Juga: Dekopinda dan Dinkop UM Sidoarjo Bidik 1.000 Koperasi Sehat pada 2027

Untuk menunjang operasional koperasi, Mimik berencana berkoordinasi dengan Agrinas (Agro Industri Nasional) agar pasokan barang kebutuhan pokok dapat ditambah. Ia juga menekankan pentingnya pendataan anggota untuk memperkuat pengelolaan dan pengembangan usaha koperasi.

Di Sidoarjo, pembangunan KDMP terus berjalan. Hingga kini, sebanyak 207 koperasi telah dibangun. Sebanyak 152 koperasi di antaranya telah menjalani proses verifikasi dan validasi (verval), sedangkan lebih dari 50 koperasi sudah beroperasi.

Baca Juga: 127 Desa di Sidoarjo Terkendala Lahan Koperasi Merah Putih, 93 Bangunan Rampung

Mimik berharap peresmian KDMP dapat menjadi momentum untuk memperkuat keberadaan koperasi di daerah. Ia juga menyebut adanya rencana peresmian seluruh koperasi di Indonesia yang diharapkan berlangsung di GOR Sidoarjo.

“Insyaallah, mudah-mudahan kalau tidak ada perubahan, peresmian seluruh koperasi yang ada di Indonesia nanti di GOR Sidoarjo. Ini bisa membawa nama baik Kabupaten Sidoarjo,” katanya.

Baca Juga: 127 Desa di Sidoarjo Terkendala Lahan Koperasi Merah Putih, 93 Bangunan Rampung

Sementara itu, Manajer KDMP Tambakrejo Pratiwi mengatakan, pihaknya terus mempercepat persiapan operasional dengan berkoordinasi bersama sejumlah pihak, antara lain Pupuk Indonesia, pemasok LPG, para prinsipal, dan Agrinas. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mendukung penataan gerai sekaligus memenuhi kebutuhan stok barang.

Baca Juga: Bupati Sidoarjo Wajibkan ASN Jadi Anggota Koperasi Merah Putih

Pratiwi menargetkan pengisian barang dagangan rampung sebelum 15 Oktober. Operasional koperasi direncanakan dimulai pada tanggal tersebut, meskipun pengelola berupaya membuka gerai lebih awal apabila seluruh persiapan memungkinkan.

“Untuk saat ini tinggal mengisi barang-barang. Kemungkinan sebelum tanggal 15 sudah penuh dengan barang yang akan dipajang. Operasional kemungkinan tanggal 15, tetapi sebisa mungkin sebelum itu kami coba buka terlebih dahulu,” jelasnya.

KDMP Tambakrejo menyiapkan enam karyawan untuk menangani berbagai kebutuhan operasional, mulai dari pelayanan hingga kasir. Namun, pelayanan kepada masyarakat belum berjalan optimal karena pengisian stok masih berlangsung.

Terkait usulan operasional 24 jam, Pratiwi menilai gagasan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan untuk pengembangan koperasi. Meski demikian, pengelola masih akan mendiskusikannya bersama pengurus dan pengawas, sekaligus menyesuaikan jam kerja dengan ketentuan pemerintah pusat.

“Usulan 24 jam itu menjadi catatan yang baik untuk pengembangan koperasi. Namun, saat ini kami masih menyesuaikan terlebih dahulu dengan ketentuan jam kerja dari pusat,” ujarnya.

Pratiwi menambahkan, KDMP Tambakrejo saat ini memiliki sekitar 30 anggota. Selain menyediakan kebutuhan pokok, koperasi juga menyiapkan penyaluran pupuk bagi kelompok tani (poktan).

Stok pupuk yang tersedia merupakan sisa alokasi yang belum diambil kelompok tani. Adapun penambahan pasokan pada awal tahun mendatang akan disesuaikan dengan kebutuhan yang telah dikoordinasikan bersama Kementerian Pertanian.

Untuk memenuhi kebutuhan barang dagangan, pengelola berkoordinasi dengan Agrinas dan para prinsipal. Jika terdapat barang yang kosong, pihak koperasi akan menyampaikan kebutuhan tersebut agar pasokan dapat segera dipenuhi.

Pengelola juga berupaya menawarkan harga kebutuhan pokok yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Namun, besaran selisih harga belum dapat dipastikan karena koperasi masih dalam tahap persiapan.

“Untuk gambaran harga, nanti setelah launching bisa kami paparkan kembali. Saat ini kami masih dalam tahap persiapan dan belum memiliki daftar harga yang bisa disampaikan secara lengkap,” pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
kdmp Koperasi Beroperasi Wakil Bupati Mimik Idayana