Rumah Dinas KAI Dibongkar, Frontage Road Sidoarjo Segera Tembus Jenggolo

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 16:14 WIB
SEGERA TEMBUS: Pembongkaran rumah dinas KAI di Kecamatan Buduran untuk pembangunan frontage road. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
SEGERA TEMBUS: Pembongkaran rumah dinas KAI di Kecamatan Buduran untuk pembangunan frontage road. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Pembangunan Frontage Road (FR) Sidoarjo terus dikebut. Sekitar enam rumah dinas milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kecamatan Buduran mulai dibongkar untuk membuka jalur yang selama ini menghambat penyambungan trase jalan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menargetkan ruas hingga Jalan Jenggolo tersambung pada akhir Oktober 2026.

Baca Juga: Giliran Bangunan Liar di Frontage Gedangan Diberi Surat Peringatan Satpol PP Sidoarjo

Pembongkaran bangunan tersebut menjadi langkah penting untuk memperpanjang konektivitas Frontage Road dari sisi selatan. Setelah ruas Jenggolo tersambung, akses jalan diharapkan berlanjut hingga kawasan Waru sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat pada awal 2027.

SEGERA TEMBUS: Kepala DPUBMSDA Sidoarjo Muhammad Makhmud (kiri) meninjau lokasi. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
SEGERA TEMBUS: Kepala DPUBMSDA Sidoarjo Muhammad Makhmud (kiri) meninjau lokasi. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo Muhammad Makhmud mengatakan, pengerjaan Frontage Road dari sisi selatan terus dilakukan secara bertahap. Saat ini, penyambungan ruas di kawasan Jenggolo menjadi salah satu pekerjaan yang diprioritaskan.

Baca Juga: Satpol PP Sidoarjo Tertibkan Bangunan Liar di Frontage Waru

“Bangunan rumah dinas KAI sudah mulai dibongkar. Setelah dibongkar, insyaallah akhir bulan ini tersambung,” ujar Makhmud, Jumat (9/10).

Selain rumah dinas KAI, terdapat bangunan bengkel yang turut menghambat pembangunan jalan. Pemkab Sidoarjo telah mengimbau pemilik bangunan agar membongkarnya secara mandiri sehingga pekerjaan dapat segera dilanjutkan.

Baca Juga: 75 Penutup Got Frontage Road di Sidoarjo Raib, Dinas PUBMSDA Akan Lapor Polisi

Makhmud menjelaskan, penyambungan trase tersebut merupakan bagian dari upaya memperpanjang jalur Frontage Road hingga kawasan Waru. Pemkab berharap konektivitas jalan dapat terwujud secara bertahap agar masyarakat bisa menikmati akses yang lebih panjang pada awal tahun depan.

“Harapan kami tahun baru sudah bisa dari Waru ke sini, soalnya di sini (Jenggolo, Red) sudah,” katanya.

Baca Juga: 197 Bangli di Frontage Road Sidoarjo Ditertibkan

Untuk mendukung kelanjutan proyek tersebut, Pemkab Sidoarjo mengalokasikan anggaran sekitar Rp 3,7 miliar pada 2026. Namun, pembangunan menuju Waru masih menghadapi kendala pembebasan lahan di sejumlah titik.

Salah satu titik krusial berada di kawasan makam Desa Kedungrejo. Ruas yang belum tersambung di lokasi tersebut diperkirakan sepanjang 250 meter. Posisi lahan yang berada di tengah area makam membuat penyelesaiannya menjadi salah satu prioritas.

“Kalau di Waru itu tinggal sekitar 250-an meter. Tapi ini urgent karena ada di tengah makam,” jelasnya.

Hingga kini, pembebasan lahan di Kedungrejo masih dalam tahap negosiasi dengan warga. Pemkab Sidoarjo tengah berkoordinasi dengan 13 warga yang berkaitan dengan pengadaan lahan tersebut.

Selain melanjutkan negosiasi, Pemkab Sidoarjo berencana melakukan appraisal atau penilaian ulang terhadap lahan yang dibutuhkan. Langkah ini diperlukan karena penilaian sebelumnya dilakukan pada 2023 sehingga perlu diperbarui untuk mendukung proses pengadaan lahan.

Dengan pembongkaran rumah dinas KAI dan penyelesaian kendala pembebasan lahan, Pemkab Sidoarjo berharap pembangunan Frontage Road dapat terus berlanjut hingga kawasan Waru. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
pembongkaran kai jenggolo Frontage Road Buduran