Inspektorat Sidoarjo Panggil Kontraktor Tiga Proyek Bermasalah

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 16:08 WIB
Kepala Inspektorat Kabupaten Sidoarjo Andjar Surjadianto
Kepala Inspektorat Kabupaten Sidoarjo Andjar Surjadianto

RADAR SIDOARJO - Temuan dugaan ketidaksesuaian material pada sejumlah proyek pembangunan di Kabupaten Sidoarjo memasuki tahap pemeriksaan. Inspektorat Sidoarjo akan memanggil tiga kontraktor bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada pekan depan untuk mengklarifikasi temuan hasil inspeksi mendadak (sidak) di lapangan.

Kepala Inspektorat Kabupaten Sidoarjo Andjar Surjadianto mengatakan, pemanggilan tersebut merupakan tindak lanjut sidak yang dilakukan bersama Wakil Bupati Sidoarjo terhadap sejumlah proyek yang sedang berjalan.

Baca Juga: Pengerjaan Proyek Betonisasi Krian Sidoarjo Lambat, Subandi Minta Dikebut

Dari lima proyek yang diperiksa, tiga di antaranya ditemukan indikasi penggunaan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi dalam dokumen pekerjaan.

Ketiga proyek tersebut meliputi betonisasi Jalan Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin; pembangunan Rumah Pompa di kawasan Lippo Plaza Sidoarjo; serta pembangunan Rumah Pompa Sidokare I dan II di Kelurahan Sidokare.

Baca Juga: Proyek Jalan Kedungbanteng Baru 16 Persen, Wabup Sidoarjo Minta Kontraktor Tambah Pekerja

"Pihak pelaksana proyek maupun PPK masing-masing pekerjaan akan kami mintai keterangan untuk mengklarifikasi temuan di lapangan," ujar Andjar, Rabu (7/10).

Menurut dia, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan jenis material yang digunakan sekaligus mengetahui penyebab adanya perbedaan antara kondisi di lapangan dan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Wabup Mimik Tak Ingin Proyek Rumah Pompa Lippo Sidoarjo Asal Jadi, Minta Kualitas Material Bagus

Inspektorat juga akan menelusuri pelaksanaan proyek secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, hingga pengerjaan di lapangan.

"Klarifikasi tersebut diperlukan agar proses pemeriksaan berjalan objektif dan menghasilkan kesimpulan yang akurat," jelasnya.

Baca Juga: Pengerjaan Proyek Pasar Taman Sidoarjo Lemot, Wabup Mimik Ancam Putus Kontrak

Namun, Andjar belum bersedia membeberkan secara rinci materi pemeriksaan maupun langkah lanjutan yang akan diambil. Menurut dia, proses pemeriksaan terhadap proyek-proyek tersebut masih berlangsung.

"Maaf, kami belum dapat menyampaikan langkah lanjutan yang akan diambil karena proses pemeriksaan masih berlangsung," katanya.

Andjar berharap temuan ketidaksesuaian material tidak kembali terjadi dalam proyek pembangunan di Sidoarjo. Pengawasan di lapangan, kata dia, perlu diperkuat agar setiap pekerjaan dilaksanakan sesuai standar dan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Karena itu, pengawas lapangan diminta menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal. Dengan pengawasan yang lebih ketat, potensi ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pekerjaan dapat diketahui dan segera ditindaklanjuti sejak awal.

"Pengawasan harus dilakukan secara maksimal agar setiap pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan," pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
bermaslah PPK Kontraktor inspektorat Proyek