Pemkab Buka Pelatihan Teknisi Motor Buka Peluang Kerja Warga Sidoarjo

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 16:20 WIB
EFEKTIF: Pemkab Sidoarjo membekali masyarakat dengan keterampilan teknisi sepeda motor di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Starskill Innovation.
EFEKTIF: Pemkab Sidoarjo membekali masyarakat dengan keterampilan teknisi sepeda motor di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Starskill Innovation. 

RADAR SIDOARJO - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membekali masyarakat dengan keterampilan teknisi sepeda motor injeksi melalui pelatihan selama 21 hari di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Starskill Innovation.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, pelatihan tersebut diarahkan untuk mempersiapkan peserta menghadapi kebutuhan industri sekaligus membuka akses ke dunia kerja melalui pendampingan job connect.

Pelatihan resmi dibuka pada Senin (5/10/2026). Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sidoarjo Indar Hidayanti mengatakan, program tersebut merupakan salah satu bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan.

Baca Juga: Satu Pekerja Adukan THR Belum Dibayar, Disnaker Sidoarjo Beri Tenggat Seminggu ke Perusahaan

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo selama ini bekerja sama dengan beberapa LPK untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat dalam rangka meningkatkan keahlian dan keterampilannya. Harapannya, mereka bisa lebih percaya diri dan mendapatkan peluang di pasar kerja,” ujarnya.

Indar menjelaskan, pelatihan tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sidoarjo. Anggaran itu diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pada triwulan IV 2026, salah satu program yang diberikan kepada masyarakat adalah pelatihan servis sepeda motor.

Baca Juga: Disnaker Sidoarjo Buka Posko THR untuk Tampung Aduan Karyawan

Ia meminta peserta memanfaatkan fasilitas yang diberikan dengan sebaik-baiknya dan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga selesai. Dengan demikian, keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara optimal.

Menariknya, terdapat dua peserta perempuan dalam pelatihan teknisi sepeda motor kali ini. Menurut Indar, keikutsertaan tersebut patut diapresiasi karena pelatihan teknisi sepeda motor pada pelaksanaan sebelumnya lebih banyak diikuti laki-laki.

Baca Juga: Disnaker Sidoarjo Kirimkan Tiga Usulan Nilai UMK ke Pemprov Jatim, Ini Rinciannya

“Ini apresiasi buat teman-teman semua. Karena memang didanai dari APBD, kami berharap peserta bisa mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya dan menggunakan fasilitas yang diberikan dengan baik,” katanya.

Pelatihan digelar di LPK yang telah memiliki sarana dan prasarana pendukung. Setelah menyelesaikan seluruh tahapan, peserta akan mengikuti ujian kompetensi untuk memperoleh sertifikat keahlian.

Baca Juga: Disnaker Sidoarjo Serahkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi 34.227 Pekerja Rentan

Sertifikat tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta saat melamar pekerjaan sesuai minat dan kompetensi. Disnaker Sidoarjo juga akan melakukan pemantauan untuk memastikan pelaksanaan pelatihan berjalan sesuai ketentuan.

Sementara itu, Koordinator Pelatihan Teknisi Sepeda Motor Injeksi LPK Starskill Innovation Nanda Dhani Luqman Zaki mengatakan, kerja sama dengan Disnaker Sidoarjo telah berlangsung sejak 2023. Sejumlah program pelatihan telah dilaksanakan, antara lain bidang sepeda motor, pendingin ruangan atau AC, dan permesinan.

Nanda menegaskan, pelatihan tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan teknis. Peserta juga dipersiapkan agar mampu memasuki dunia kerja. Mereka mendapatkan pembekalan, seperti pembuatan CV dan informasi mengenai peluang kerja yang sesuai dengan bidang pelatihan.

“Tujuan dari pelatihan ini tentunya kita membantu dari berbagai macam sektor, bagaimana caranya mereka untuk job connect. Jadi bukan hanya peserta menjadi wirausaha atau usaha mandiri, tetapi kami juga membantu untuk job connection,” jelasnya.

Khusus pelatihan teknisi sepeda motor, program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja di Sidoarjo. Tingginya penggunaan sepeda motor serta kebutuhan tenaga mekanik menjadi salah satu pertimbangan penyelenggaraan pelatihan.

Selama 21 hari, peserta tidak hanya mempelajari kemampuan teknis, tetapi juga dipersiapkan memenuhi standar kompetensi yang dibutuhkan industri.

“Bisa kerja itu berbeda dengan siap kerja. Kalau sudah siap kerja, berarti sudah sesuai standar yang memang dibutuhkan industri,” ungkap Nanda.

Ia berharap masyarakat Sidoarjo semakin memahami kebutuhan tenaga kerja di wilayahnya dan memilih pelatihan yang sesuai dengan peluang kerja. Selain teknisi sepeda motor, masyarakat dapat mengembangkan kompetensi di bidang manufaktur, seperti computer numerical control (CNC) dan permesinan.

Melalui program tersebut, Pemkab Sidoarjo berharap semakin banyak masyarakat memiliki keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan begitu, peluang mendapatkan pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri semakin terbuka. (dik/vga)

 

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
Motor pemkab Teknisi Pelatihan Disnaker