RADAR SIDOARJO - Proyek betonisasi ruas Jalan Gedangan-Betro, Sidoarjo, dikebut. Jalan sepanjang 947 meter tersebut tengah diperlebar dari sekitar enam meter menjadi sembilan meter. Konsekuensinya, sebagian badan sungai di sisi jalan harus dipersempit untuk menambah ruang jalan.
Pantauan Senin (5/10), alat berat ekskavator masih bekerja di lokasi. Pekerja melakukan penataan bagian tepi sungai yang terdampak pelebaran jalan. Proyek senilai Rp 13,9 miliar yang dibiayai APBD Sidoarjo itu ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo Muhammad Makhmud mengatakan, progres pekerjaan saat ini baru mencapai sekitar 20,5 persen. Capaian tersebut tertinggal dari target yang seharusnya sudah mencapai 24 persen.
"Deviasinya 3,8. Harusnya 24 persen pengerjaannya, namun realisasinya masih 20,5 persen," kata Makhmud saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi, Senin (5/10).
Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, pihaknya meminta kontraktor dan pengawas melakukan percepatan pekerjaan. Salah satunya dengan menambah jumlah tenaga kerja serta mengatur pekerjaan dalam beberapa shift.
"Percepatan terkait dengan mengejar deviasi ini, termasuk yang pertama menambah tenaga kerja. Pekerjaan dengan tenaga kerja yang banyak ini cukup mendukung," ujarnya.
Selain persoalan progres, DPUBMSDA juga menyoroti keberadaan jaringan utilitas di sepanjang jalur proyek. Sejumlah tiang dan kabel provider dinilai berpotensi menghambat pekerjaan sehingga diminta segera dirapikan atau dipindahkan.
"Kami juga koordinasi dengan provider-provider. Jaringan kabel ini termasuk tiangnya juga harus disesuaikan," tegas Makhmud.
Dalam proyek tersebut, lebar jalan akan ditambah sekitar tiga meter. Dari kondisi eksisting sekitar enam meter, nantinya ruas jalan menjadi sembilan meter. Pelebaran dilakukan ke arah utara dan selatan sehingga sebagian badan sungai harus dipersempit.
Makhmud menjelaskan, bagian tepi sungai juga tengah dikerjakan untuk mendukung pelebaran badan jalan. Setelah struktur pembatas selesai, konstruksi jalan dilanjutkan dengan pengecoran rigid beton dengan ketebalan sekitar 30 sentimeter.
"Ini nanti pekerjaannya pengecoran pembatas bawah. Karena dilewati kendaraan-kendaraan berat, harus ada bagian sampingannya yang dibuat," jelasnya.
Ia memastikan tiang-tiang yang berada di area pekerjaan akan dipindahkan. Namun, proses pemindahan sejumlah tiang masih berlangsung sehingga DPUBMSDA akan kembali berkoordinasi dengan pihak terkait.
"Kalau di sini alatnya sudah cukup. Hanya mungkin tenaganya yang ditambah," katanya.
Proyek betonisasi ruas Gedangan-Betro tersebut dikerjakan PT Bahtera Energi Struktur dengan nilai kontrak Rp 13,9 miliar. Pemkab Sidoarjo menargetkan seluruh pekerjaan selesai sesuai kontrak pada 15 Desember 2026. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo