RADAR SIDOARJO - Persimpangan jalan di depan Polsek Jabon yang selama ini membuat kendaraan harus bergantian melintas bakal dibenahi.
Bupati Sidoarjo Subandi menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) segera melebarkan sekaligus mengaspal persimpangan tersebut.
Baca Juga: Bupati Batasi UMKM Masuk di CFD, Pedagang Wajib Ber-KTP Sidoarjo
Instruksi itu disampaikan Subandi saat meninjau langsung kondisi persimpangan jalan yang menjadi akses penting warga menuju Kantor Kecamatan Jabon dan Puskesmas Jabon tersebut.
Persimpangan dari arah Tol HK menuju Kecamatan Jabon saat ini dinilai terlalu sempit. Meski area persimpangan cukup luas, hanya sebagian yang sudah teraspal. Sementara bagian lainnya masih berupa tanah urugan.
Baca Juga: Bupati Pangkas Retribusi UMKM CFD Sidoarjo, dari Rp 20 Ribu Jadi Rp 2 Ribu
Kondisi tersebut membuat kendaraan, terutama roda empat, tidak leluasa melintas. Pengendara bahkan harus bergantian dan melakukan manuver cukup tajam saat keluar maupun masuk menuju arah Jabon.
Subandi meminta pembenahan dilakukan secepatnya. Dia mengarahkan agar pekerjaan tersebut diupayakan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Minta Kades Tak Terjebak Administrasi
"Minta tolong ini diaspal Pak. Jadi jalan dari arah tol ini bisa langsung lurus ke arah Kecamatan Jabon," ujar Subandi kepada Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUBMSDA Sidoarjo Purwanto yang berada di lokasi.
Menurut Subandi, perbaikan sementara diperlukan sebelum pembangunan lanjutan yang direncanakan pada 2027. Pemkab Sidoarjo disebut telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 13 miliar untuk penanganan kawasan tersebut.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo dan Ribuan Warga Pabean Ikuti Sedekah Bumi Bersama Gus Iqdam
"Kan kita 2027 ini kasih anggaran Rp 13 miliar yang ke sana. Nah, untuk sementara anggaran digeser, ini rencanakan perbaikan. Jalan ini nanti diaspal. Dibenerin, diaspal," katanya.
Subandi juga meminta keberadaan warung di sekitar area yang akan dilebarkan ditata terlebih dahulu. Sosialisasi kepada pemilik warung perlu dilakukan sebelum pekerjaan dimulai.
"Nanti warung-warung disosialisasikan dibongkar dulu," tegasnya.
Sementara itu, Purwanto menjelaskan pelebaran persimpangan tersebut akan membuat akses keluar-masuk Jabon menjadi lebih mudah. Kendaraan dari arah Kecamatan Jabon nantinya bisa melaju lurus menuju Tol HK tanpa harus berbelok-belok.
Sebaliknya, kendaraan dari arah Tol HK juga dapat langsung berbelok kiri menuju Kecamatan Jabon tanpa harus melakukan manuver tajam di persimpangan.
"Persimpangan jalan nanti jadi tambah luas. Jalan yang dari kecamatan ini bisa langsung lurus, tidak perlu berbelok-belok menuju Tol HK," jelas Purwanto.
Namun, rencana tersebut masih perlu dikoordinasikan karena pekerjaan pelebaran persimpangan belum tercantum dalam dokumen PAK. Purwanto akan menyampaikan arahan Bupati kepada kepala dinas untuk menentukan mekanisme penganggarannya.
"Nanti saya koordinasikan dulu ke Pak Kadis. Karena ini kan belum masuk ke PAK. Nah, tadi Pak Bupati arahannya kan minta digeser. Nanti saya koordinasikan dulu," ujarnya.
Di sisi lain, Kapolsek Jabon AKP Nanang Mulyono turut memberikan masukan terkait akses kendaraan besar. Menurutnya, terdapat kendaraan trailer maupun kendaraan berukuran besar yang tidak dapat melintas melalui flyover sisi barat sehingga membutuhkan akses melalui kawasan tersebut. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo