75 Penutup Got Frontage Road di Sidoarjo Raib, Dinas PUBMSDA Akan Lapor Polisi

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 14:03 WIB
MEMBAHAYAKAN: Penutup got di ruas Frontage Road Gedangan hilang. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
MEMBAHAYAKAN: Penutup got di ruas Frontage Road Gedangan hilang. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Hilangnya puluhan penutup got berbahan besi di sepanjang Frontage Road (FR) Gedangan, Sidoarjo, ternyata menimbulkan kerugian besar. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Soarjo mencatat sedikitnya 75 penutup got raib diduga dicuri, dengan total kerugian mencapai sekitar Rp 825 juta.

Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo Muhammad Makhmud mengatakan, pihaknya akan melaporkan hilangnya penutup got tersebut kepada kepolisian. Koordinasi dengan aparat penegak hukum juga akan dilakukan untuk menindaklanjuti dugaan pencurian tersebut.

"Yang (penutup drainase, red) frontage itu hilang, memang nanti kami laporkan ke kepolisian. Nanti kami koordinasikan lebih lanjut dengan kepolisian," kata Makhmud, Jumat (2/10).

Menurutnya, jumlah penutup got yang hilang di kawasan FR Gedangan mencapai sekitar 75 unit. Kondisi tersebut membuat sejumlah lubang drainase terbuka dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Makhmud menyebut, nilai satu unit penutup got berbahan besi mencapai sekitar Rp 11 juta, termasuk pajak. Jika dikalikan dengan 75 unit yang hilang, nilai kerugian infrastruktur yang harus ditanggung pemerintah mencapai sekitar Rp 825 juta.

"Kalau satu beserta pajak itu Rp 11 juta per unit. Kalau kali 75, bisa kita lihat kerugiannya," ujarnya.

Makhmud menyayangkan hilangnya fasilitas yang sejatinya disediakan Pemkab Sidoarjo untuk kepentingan masyarakat. Ia menilai kejadian tersebut menjadi persoalan serius karena fasilitas publik yang dibangun dengan anggaran pemerintah justru hilang. 

"Pemkab menyediakan infrastruktur ini untuk masyarakat, tapi ternyata diambil," tegasnya.

Untuk pengadaan kembali penutup got yang hilang, PUBMSDA belum dapat melakukannya dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026. Sebab, anggaran untuk kebutuhan tersebut belum tersedia.

Makhmud mengatakan, pengadaan penutup got baru akan diupayakan melalui anggaran 2027. Termasuk kemungkinan penanganannya melalui satuan tugas (satgas).

"2027, karena di satgas tidak ada anggaran. Di PAK tidak ada," jelasnya.

Sementara itu, kondisi hilangnya penutup got tersebut sebelumnya juga telah menjadi perhatian karena meninggalkan lubang drainase berukuran cukup besar di sejumlah titik FR Gedangan. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
penutup got Hilang Dicuri Polisi