Atasi Banjir, Siapkan Bozem dan Dua Rumah Pompa pada 2027 di Tambaksawah Waru Sidoarjo

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:13 WIB
PROSES: Bozem bakal dibangun di Tambaksawah, Waru, Sidoarjo. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
PROSES: Bozem bakal dibangun di Tambaksawah, Waru, Sidoarjo. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) berencana membangun bozem seluas delapan hektare di Dusun Jabon, Desa Tambaksawah, Kecamatan Waru, Sidoarjo, pada 2027.

Infrastruktur pengendali banjir itu diproyeksikan menjadi solusi bagi kawasan yang selama ini kerap terendam saat hujan deras.

Baca Juga: Atasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Rencana Bangun Embung di Kedungbanteng Tanggulangin

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo Muhammad Makhmud mengatakan, usulan pembangunan bozem telah disampaikan kepada pemerintah pusat. Lokasi yang disiapkan merupakan lahan milik pemerintah sehingga diharapkan mempercepat realisasi proyek.

"Bozem delapan hektare itu sudah kami usulkan ke pemerintah pusat untuk menangani banjir di tiga sampai empat desa di wilayah Waru," ujar Makhmud, Rabu (30/9).

Baca Juga: Bupati Subandi Gaspol Benahi Banjir dan Infrastruktur Tanggulangin-Candi Sidoarjo

Menurut Makhmud, bozem tersebut dirancang untuk mengurangi genangan yang selama ini menjadi persoalan di sejumlah desa, seperti Desa Tambaksawah, Desa Tropodo, Desa Tambakrejo, dan wilayah sekitarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan bozem menjadi kewenangan BBWS. Pemkab Sidoarjo akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar proyek tersebut dapat segera direalisasikan sesuai jadwal.

Baca Juga: Banjir Rob di Sedati Sidoarjo Akibat Mangrove Rusak, Dinas Perikanan Dorong Rehabilitasi

"Bozem itu kewenangannya BBWS. Nanti kami koordinasikan," katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima Pemkab Sidoarjo, pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada 2027. Saat ini, proses pembebasan lahan disebut telah rampung sehingga tinggal menunggu tahapan lanjutan dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Warga Gempolsari Sidoarjo Masih Dihantui Banjir dan Tanah Amblas Dampak Semburan Lumpur

"Informasinya 2027 mulai dibangun. Proses pembebasan lahannya sudah selesai," ungkapnya.

Selain membangun tampungan air seluas delapan hektare, proyek tersebut juga direncanakan dilengkapi dua rumah pompa untuk mempercepat pembuangan air saat debit meningkat.

Makhmud berharap pembangunan bozem dapat berjalan sesuai rencana sehingga mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi banjir yang selama ini menjadi keluhan warga di kawasan Waru. 

Dengan dukungan dua rumah pompa dan kapasitas tampung yang besar, genangan di sejumlah desa diharapkan dapat ditekan secara signifikan mulai 2027. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
Lahan Bozem BBWS Banjir Waru