MPP Terintegrasi, Kawasan Lingkar Timur Disiapkan Jadi Pusat Pertumbuhan Baru Sidoarjo

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 16:07 WIB
JALAN MULUS: Adanya Mal Pelayanan Publik di Lingkar Timur menjadikan kawasan tersebut magnet baru bagi masyrakat. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
JALAN MULUS: Adanya Mal Pelayanan Publik di Lingkar Timur menjadikan kawasan tersebut magnet baru bagi masyrakat. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Kawasan Lingkar Timur Sidoarjo semakin berkembang dan nyaman.

Pemkab Sidoarjo terus memoles kawasan tersebut secara bertahap untuk menjadikannya salah satu pusat pertumbuhan baru Kota Delta.

Baca Juga: Jalan Lingkar Timur Sidoarjo Dibeton Bertahap, 2028 Ditarget Mulus Tembus Candi

Beberapa caranya dengan ditopang penguatan infrastruktur jalan hingga keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP).

Pengembangan kawasan ini dinilai semakin prospektif seiring program betonisasi jalan yang terus berlanjut.

Baca Juga: Pasar Ikan Lingkar Timur Sidoarjo Akan Ditata Total, Ini Konsepnya

Bahkan, pengerjaan infrastruktur tersebut ditargetkan terus diperpanjang hingga mendekati kawasan MPP pada 2027 dan dilanjutkan menuju wilayah Candi pada 2028.

Di sisi lain, keberadaan MPP Lingkar Timur menjadi bagian penting dalam penguatan fungsi kawasan. 

Baca Juga: Bupati Usulkan Pertukaran Status Jalan Gajah Mada dengan Jalan Lingkar Timur Sidoarjo ke KemenPU, Ini Alasannya

Fasilitas pelayanan publik tersebut membuat masyarakat maupun pelaku usaha di kawasan Lingkar Timur memiliki akses pelayanan pemerintahan yang lebih terintegrasi. Cepat dan nyaman.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo Mohammad Ainur Rahman mengatakan, MPP merupakan bagian dari kewajiban pemerintah daerah dalam menyediakan pelayanan publik yang mudah diakses masyarakat.

Baca Juga: Pengecoran Jalan Lingkar Timur Sidoarjo Dilanjutkan 2026, Dianggarkan Rp 84 Miliar

"MPP itu bagian dari pelayanan publik. Jadi, kita tersentralkan di sana. Bagian kita memberikan layanan dan itu menjadi sebuah kewajiban kita, karena memang kita harus menyediakan MPP sebagai pusat pelayanan di sana," ujar Ainur, Senin (28/9).

Baca Juga: Wabup Pastikan Jalan Lingkar Timur Sidoarjo Segera Dicor, Anggaran Rp 37 Miliar dari Pusat

Menurutnya, berbagai layanan publik tersebut ditempatkan secara terstruktur dan terintegrasi dalam satu lokasi. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pelayanan pemerintahan di satu tempat.

"MPP di kawasan Lingkar Timur sangat strategis. Bisa diakses siapapun dan darimanapun. Apalagi di kawasan sekitar sendiri semakin mudah," jelasnya.

MPP Lingkar Timur Sidoarjo sendiri telah diresmikan pada 29 Januari 2019. Keberadaannya semakin strategis seiring rencana pengembangan kawasan Lingkar Timur dalam beberapa tahun ke depan.

Sebelumnya, Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan bahwa program betonisasi jalan di kawasan tersebut masih akan berlanjut. Pada 2027, betonisasi ditargetkan mencapai kawasan MPP Lingkar Timur.

Pengerjaan kemudian direncanakan kembali diperpanjang pada 2028 hingga wilayah Candi. Penguatan infrastruktur jalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas sekaligus mendorong perkembangan kawasan Lingkar Timur. 

Dengan akses jalan yang semakin baik, kawasan ini tidak hanya diproyeksikan sebagai salah satu kantong industri utama Sidoarjo, tetapi juga sebagai kawasan pemukiman dan pusat aktivitas ekonomi baru.

Pertumbuhan sektor industri berpotensi diikuti berkembangnya kawasan hunian dan perumahan di sekitarnya. Aktivitas ekonomi masyarakat pun diperkirakan ikut tumbuh seiring meningkatnya mobilitas orang dan barang.

Dengan kombinasi pembangunan infrastruktur dan fasilitas pelayanan publik yang terintegrasi, Lingkar Timur perlahan diarahkan menjadi kawasan strategis baru yang memiliki fungsi lebih luas bagi perkembangan Sidoarjo. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
tertintegrasi pertumbuhan Lingkar Timur kawasan MPP