Disidak Wabup, Progres RSUD Sedati Sidoarjo Lampaui Target, Capai 25 Persen

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 16:51 WIB
PUAS: Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan RSUD Sedati, Jumat (25/9).
PUAS: Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan RSUD Sedati, Jumat (25/9).

RADAR SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan RSUD Sedati, Jumat (25/9).

Sidak dilakukan menyusul laporan masyarakat mengenai lambannya pembangunan rumah sakit senilai Rp 42,6 miliar tersebut.

Baca Juga: RSUD Sedati Sidoarjo Ditarget Beroperasi 2027

Namun, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan progres pembangunan justru telah melampaui target. Hingga 20 September 2026, progres pembangunan RSUD Sedati tercatat sekitar 25 persen, lebih tinggi dibandingkan target sebesar 23 persen.

Mimik melakukan pengecekan bersama jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo, Inspektorat, pelaksana, dan pengawas proyek. Selain melihat perkembangan pekerjaan, dia juga memeriksa kualitas serta kekuatan bangunan.

Baca Juga: Pembangunan RSUD Sedati Dilanjutkan, Pemkab Sidoarjo Siapkan Anggaran Rp 42,6 Miliar 

Project Manager PT Jaya Kirana Sakti (JKS), Basirul Fuad, mengatakan capaian tersebut menunjukkan pekerjaan berjalan sesuai rencana, bahkan berada di atas target yang ditetapkan.

"Kalau progres sampai tanggal 20 kemarin sekitar 25 persen. Dari rencananya 23 persen, jadi kita punya surplus dua persen," ujar Basirul.

Baca Juga: Pembangunan RSUD Sedati Mandek, Ini Kata Bupati Sidoarjo 

Menurut dia, pihak pelaksana optimistis pekerjaan dapat terus dipercepat. Sejumlah pekerjaan utama yang membutuhkan proses cukup berat telah diselesaikan. Selanjutnya, pekerjaan akan difokuskan pada pemasangan sejumlah unit dan pekerjaan lanjutan yang memiliki kontribusi besar terhadap progres proyek.

"Pekerjaan yang berat-berat sudah selesai. Tinggal pekerjaan unit-unit yang progresnya besar. Tinggal mendatangkan unit, dikerjakan, kemudian selesai," jelasnya.

Baca Juga: Progres Pembangunan RSUD Sedati Sidoarjo, Begini Nasibnya

Sementara itu, Mimik mengatakan hasil pengecekan pembangunan berjalan lancar. Dia memastikan kualitas dan kekuatan bangunan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan proyek.

"Kualitas bangunan tadi saya cek secara langsung, sudah aman. Sudah saya tes juga," kata Mimik.

Dia meminta progres pembangunan terus digenjot sesuai target, tetapi tidak mengorbankan kualitas maupun keamanan bangunan.

Di gedung sisi utara, Mimik bahkan melakukan pengecekan langsung terhadap besi baja dan beton yang digunakan dalam konstruksi.

"Besi dan beton harus benar-benar sesuai spek ya," tegasnya.

Mimik juga berdiskusi dengan penanggung jawab proyek dari Dinkes, Muchlis, terkait kemungkinan adanya perubahan spesifikasi pekerjaan. Dari hasil pembahasan tersebut, tidak ditemukan perubahan spesifikasi.

"Saya berharap ada progres terus digenjot maksimal, sehingga bisa selesai sesuai jadwal," tutur Mimik.

Selain bangunan utama, Mimik turut memperhatikan fasilitas musala yang nantinya berada di lingkungan RSUD Sedati. Dia berharap fasilitas tersebut dibangun dengan kualitas yang baik sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi pasien, keluarga pasien, maupun tenaga kesehatan.

Menanggapi arahan tersebut, Basirul mengatakan pihak pelaksana siap berkoordinasi dengan perencana apabila terdapat kebutuhan perubahan desain maupun spesifikasi.

"Kalau ada perubahan atau seperti apa, nanti kita ajukan ke pihak perencana," ujarnya.

Terkait kemungkinan tambahan anggaran apabila terdapat perubahan pekerjaan, Basirul mengatakan hal tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pimpinan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Selain musala, penyediaan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi perhatian. Namun, keterbatasan lahan di kawasan rumah sakit menjadi kendala dalam menyiapkan lokasi khusus bagi pelaku UMKM.

"Kita masih kesulitan untuk penempatan UMKM karena lahannya juga sempit," katanya.

Karena itu, pihak pelaksana berharap terdapat solusi terkait kebutuhan pengembangan lahan di sekitar rumah sakit, termasuk kemungkinan penambahan lahan di bagian belakang.

Dengan progres yang saat ini berada di atas target, pelaksana optimistis pembangunan RSUD Sedati dapat berjalan sesuai jadwal. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo pun menekankan agar percepatan pekerjaan tetap diiringi pemenuhan standar kualitas dan keamanan bangunan. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
Pembangunan RSUD Sidak Sedati Mimik Idayana