RADAR SIDOARJO - Pemkab Sidoarjo menyiapkan langkah baru untuk mengatasi persoalan banjir di kawasan Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin.
Salah satu solusi yang disiapkan adalah pembangunan embung di lahan seluas sekitar 15 hektare.
Baca Juga: Bupati Subandi Gaspol Benahi Banjir dan Infrastruktur Tanggulangin-Candi Sidoarjo
Lahan yang berada di RT 08, Desa Kedungbanteng, tersebut diusulkan menjadi lokasi penampungan air.
Embung diharapkan dapat menahan limpasan air sekaligus menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko banjir yang selama ini menghantui kawasan tersebut.
Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, rencana pembangunan embung tersebut akan dimasukkan dalam perencanaan Pemkab Sidoarjo. Tahap awal yang disiapkan adalah proses pembebasan lahan.
“Kalau bisa pembebasan lahannya kita usahakan 2027. Kalau tidak bisa, 2028,” kata Subandi, Kamis (17/9).
Baca Juga: Deltras Sidoarjo Banjir Lamaran Pelatih
Menurutnya, setelah lahan berhasil dibebaskan, aset tersebut nantinya dapat diserahkan kepada pemerintah desa untuk dikelola. Tidak menutup kemungkinan, kawasan embung tersebut juga dikembangkan menjadi lokasi wisata.
“Setelah itu tanahnya bisa diserahkan kepada desa untuk dikelola. Termasuk kemungkinan menjadi kawasan wisata,” ujarnya.
Baca Juga: Takbir Keliling Sambut Idul Adha di Masjid Al Husna Desa Boro Tanggulangin Sidoarjo Banjir Doorprize
Selain persoalan banjir, Pemkab Sidoarjo juga memberi perhatian terhadap fenomena penurunan tanah di Kedungbanteng. Kondisi tersebut dinilai perlu dikaji secara lebih terukur agar penanganannya dapat dilakukan berdasarkan data.
Baca Juga: Tambak Cemandi Sidoarjo Terendam Banjir Rob, Warga Desak Jalan Ditinggikan dan Tanggul Diperkuat
Dengan rencana pembangunan embung, Pemkab Sidoarjo berharap persoalan lingkungan di Kedungbanteng dapat ditangani secara lebih menyeluruh. Tidak hanya mengandalkan normalisasi sungai, tetapi juga menyiapkan ruang tampungan air. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo