Cuci Darah Kini Dekat, 30 Pasien Manfaatkan Instalasi Dialisis RSUD Sidoarjo Barat

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 18:04 WIB
MERESMIKAN: Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat mengecek kondisi pasien di Instalasi Dialisis RSUD Sidoarjo Barat (Sibar), Selasa (15/9). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
MERESMIKAN: Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat mengecek kondisi pasien di Instalasi Dialisis RSUD Sidoarjo Barat (Sibar), Selasa (15/9). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Warga Sidoarjo bagian barat kini tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan cuci darah. Instalasi Dialisis RSUD Sidoarjo Barat (Sibar) resmi diresmikan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Mimik Idayana, Selasa (15/9) pagi.

Layanan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang membutuhkan terapi dialisis secara rutin. Terlebih, sejak mulai beroperasi pada 1 September 2026, puluhan pasien telah memanfaatkan fasilitas kesehatan tersebut.

Baca Juga: Pengerjaan Proyek Pasar Taman Sidoarjo Lemot, Wabup Mimik Ancam Putus Kontrak

Direktur Utama RSUD Sidoarjo Barat dr Abdillah Segaf Alhadad mengatakan, pihaknya terus mempercepat pemenuhan tenaga kesehatan, alat kesehatan (alkes), serta sarana dan prasarana untuk menunjang pelayanan dialisis.

Saat ini, Instalasi Dialisis RSUD Sidoarjo Barat memiliki 14 mesin. Sebanyak 12 mesin digunakan untuk pasien reguler, satu mesin khusus pasien hepatitis, dan satu mesin lainnya disiapkan sebagai cadangan.

Baca Juga: Wabup Mimik Salurkan Bantuan Beras untuk 1.239 Warga di Tulangan dan Krembung Sidoarjo

"Mulai 1 September 2026, Instalasi Dialisis RSUD Sidoarjo Barat sudah resmi memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Menurut Abdillah, respons masyarakat sejak layanan tersebut dibuka cukup positif. Hingga saat ini, sudah ada sekitar 30 pasien yang mendapatkan pelayanan dengan total sekitar 70 tindakan dialisis.

Baca Juga: Wabup Mimik Ajak Warga Borong Produk Lokal di Gebyar UMKM Sidoarjo

Persiapan pelayanan juga dilakukan dengan melatih dokter umum dan perawat. Selain itu, RSUD Sidoarjo Barat tengah memproses kerja sama dengan BPJS Kesehatan melalui tahapan kredensialing.

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana mengapresiasi hadirnya Instalasi Dialisis RSUD Sidoarjo Barat. Menurutnya, layanan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya warga yang berdomisili di wilayah barat Sidoarjo.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Galang Donasi, Wabup Mimik Sumbang Rp 100 Juta untuk Korban Gempa NTT

"Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, saya sangat mengapresiasi hadirnya layanan ini. Sekarang masyarakat Sidoarjo, khususnya di wilayah barat, sudah tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan pelayanan dialisis atau cuci darah," katanya.

Mimik menegaskan, layanan dialisis di RSUD Sidoarjo Barat tidak hanya diperuntukkan bagi warga Sidoarjo. Pasien dari daerah lain juga dapat dilayani selama kapasitas masih tersedia.

Bahkan, pada hari peresmian, terdapat pasien yang berasal dari Pasuruan dan Mojokerto, termasuk wilayah Pacet.

"Kita semaksimal mungkin mempermudah pasien dari mana pun, selagi masih ada ruang. Pelayanan itu yang terbaik," tegasnya.

Mimik juga berpesan agar peningkatan fasilitas kesehatan dibarengi dengan pelayanan yang humanis. Menurutnya, pasien tidak hanya membutuhkan obat dan fasilitas medis, tetapi juga kenyamanan, keramahan, serta perhatian dari tenaga kesehatan.

"Orang sakit itu bukan hanya cari obat. Kalau kita melayani dengan ikhlas, memberikan senyuman, keramahan dan doa, insyaallah itu salah satu obat yang paling mujarab," ungkapnya.

Ia meminta seluruh tenaga kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit, untuk terus mengedepankan keramahan dan senyuman saat melayani masyarakat.

Mimik menyebut pembangunan rumah sakit tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan gedung dan penyediaan fasilitas. Kepuasan serta kenyamanan masyarakat harus menjadi perhatian utama.

"Layani masyarakat kita dengan senyuman dan keramahan karena ini yang paling dibutuhkan oleh pasien," pesannya.

Ia berharap kehadiran Instalasi Dialisis RSUD Sidoarjo Barat semakin banyak membantu masyarakat sekaligus mendorong rumah sakit tersebut berkembang dan semakin dipercaya masyarakat.

Sementara itu, terkait sejumlah keluhan masyarakat mengenai pelayanan, Mimik mengaku menerima beberapa masukan dari netizen. Namun, keluhan tersebut telah ditindaklanjuti dan direspons oleh pihak terkait.

"Memang ada beberapa, ya sudah wajar. Namanya di sini sibuk, kadang ada sedikit kekacauan, tetapi masih bisa teratasi," pungkasnya. (dik)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
Barat RSUD Wabup Mimik Idayana