Gebyar UMKM dan Karnaval Gear Ultima 2026 Resmi Ditutup Kadin Dinkop UM

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:49 WIB
BERGELIAT: Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Sidoarjo Mochammad Hudori saat menutup gelaran Gebyar UMKM di Ramayana Ciplaz, Minggu (30/8).(ANDY SATRIA/RADAR SIDOARJO)
BERGELIAT: Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Sidoarjo Mochammad Hudori saat menutup gelaran Gebyar UMKM di Ramayana Ciplaz, Minggu (30/8).(ANDY SATRIA/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Geliat ekonomi pelaku usaha mikro Sidoarjo terasa kuat selama tiga hari pelaksanaan Gebyar UMKM dan Karnaval Gear Ultima 2026. Puluhan stan UMKM dipadati pengunjung, transaksi terus bergerak, dan penggunaan pembayaran nontunai melalui QRIS turut menunjukkan semakin terbukanya pelaku usaha lokal terhadap digitalisasi.

Rangkaian kegiatan yang digelar di Halaman Parkir Ramayana Ciplaz Sidoarjo sejak Jumat (28/8) hingga Minggu (30/8) itu resmi ditutup pada Minggu (30/8) sore.

Penutupan dilakukan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Sidoarjo Mochammad Hudori. Dalam kesempatan tersebut, Hudori menyebut Gebyar UMKM dan Karnaval bukan sekadar panggung hiburan, tetapi menjadi bukti kreativitas, ketangguhan, dan semangat pelaku usaha mikro Sidoarjo untuk terus berkembang.

Baca Juga: Penghargaan Gebyar UMKM Sidoarjo 2026, Nine Art Galery Raih Omset Tertinggi Rp 11,8 Juta

“Selama tiga hari terakhir kita telah menyaksikan gairah perekonomian lokal yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Menurut Hudori, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan besarnya potensi produk lokal Sidoarjo. Beragam produk mulai kuliner, kriya, fesyen hingga produk inovatif lainnya mendapat ruang untuk diperkenalkan langsung kepada masyarakat.

“Transaksi yang terjadi dan antusiasme masyarakat yang memadati area acara ini menegaskan satu hal, bahwa UMKM Sidoarjo adalah tulang punggung perekonomian daerah yang siap naik kelas,” tegasnya.

Baca Juga: Ratu Sabet Juara Lomba Mewarnai di Gebyar UMKM Sidoarjo

Dinkop UM Sidoarjo, lanjut Hudori, berkomitmen untuk terus mendampingi pelaku UMKM. Pendampingan tersebut mencakup peningkatan kualitas produk, digitalisasi, kemudahan perizinan hingga perluasan akses pasar.

Ia berharap geliat ekonomi yang tercipta selama acara tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. “Kami ingin memastikan bahwa geliat ekonomi yang tercipta selama perhelatan ini tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi terus berlanjut dan tumbuh semakin kuat,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro Dinkop UM Sidoarjo Amat Adi Subhan mengaku sempat khawatir antusiasme masyarakat akan berkurang. 

Baca Juga: Putra Putri Delta Sidoarjo Tampil Memukau di Gebyar UMKM, Unjuk Bakat di Atas Panggung

Sebab, Gebyar UMKM digelar bertepatan dengan akhir pekan di bulan Agustus, ketika berbagai desa di Sidoarjo juga menggelar kegiatan peringatan kemerdekaan.

Namun, kekhawatiran tersebut justru terpatahkan. Masyarakat tetap ramai mendatangi lokasi acara dan berbelanja produk UMKM.

“Karena Jumat, Sabtu, Minggu ini adalah weekend, weekend-nya bulan Agustus. Jadi di desa-desa pasti semuanya ada pesta. Waduh, ini apa ada yang kunjung? Tapi luar biasa ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Karnaval RW 05 Desa Tebel, Kecamatan Gedangan Sidoarjo, Angkat Tema Royal Glow Kingdom Carnival

Amat juga mengapresiasi kerja sama dengan Bank Jatim dalam mendorong transaksi nontunai. Ia menyebut transaksi melalui QRIS di stan UMKM menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan, bahkan transaksi tertinggi mencapai sekitar Rp 11 juta.

Menurutnya, peserta UMKM yang terlibat dalam kegiatan kali ini masih didominasi wilayah Kota Sidoarjo dan sekitarnya. Belum seluruh pelaku UMKM dari kawasan pesisir dan wilayah pinggiran Kabupaten Sidoarjo dapat dihadirkan karena pada bulan Agustus banyak kecamatan juga menggelar berbagai kegiatan.

“Seandainya bisa kita menghadirkan seluruh Kabupaten Sidoarjo, luar biasa,” katanya.

Baca Juga: Begini Cara Dinas Perkim CKTR Sidoarjo Cegah Kelebihan Bayar dan Korupsi Proyek

Dukungan terhadap digitalisasi UMKM juga disampaikan Bank Jatim Cabang Sidoarjo. Perwakilan Bank Jatim Cabang Sidoarjo Doni mengatakan, antusiasme masyarakat dalam menggunakan pembayaran nontunai selama kegiatan cukup tinggi.

Ia menyebut penggunaan QRIS menjadi salah satu indikator bahwa pelaku UMKM mulai terbiasa dengan transaksi digital.

“Banyak sekali yang sekarang sudah mulai menggunakan nontunai. Pemerintah juga mulai mengencangkan kegiatan nontunai,” ujarnya.

Baca Juga: Yamaha Buka Servis Murah di Gebyar UMKM Sidoarjo Ramayana Ciplaz, Ayo Buruan

Bank Jatim juga memberikan stimulus melalui lomba transaksi terbanyak dan saldo terbanyak untuk mendorong pelaku UMKM semakin aktif menggunakan QRIS.

Selain mempermudah pembayaran, sistem QRIS Bank Jatim dinilai membantu pelaku usaha dalam melakukan pembukuan karena transaksi masuk secara real time ke rekening.

“Transaksi yang hari ini masuk itu langsung dalam hitungan detik sudah langsung masuk ke rekeningnya. Jadi mudah untuk pembukuannya,” jelasnya.

Baca Juga: Puluhan Anak TK Adu Kreativitas di Lomba Mewarnai Gebyar UMKM Sidoarjo

Bank Jatim pun memastikan akan terus mendukung kegiatan Dinkop UM maupun pelaku UMKM Sidoarjo, termasuk dalam hal akses permodalan.

Pada hari terakhir, kemeriahan Gebyar UMKM juga masih terasa di area bazar. Sebanyak 30 stan UMKM binaan Dinkop UM Sidoarjo menghadirkan beragam produk unggulan lokal.

Mulai batik khas Sidoarjo, kain tenun, fesyen, aksesori, kerajinan, hingga aneka makanan dan minuman ditawarkan kepada pengunjung. Kehadiran stan tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengenalkan produk sekaligus memperluas pasar.

Baca Juga: Partai Golkar Sidoarjo Tancap Gas Menuju Pemilu 2029, Bidik Tambahan Kursi Legislatif

Selama tiga hari, masyarakat tidak hanya disuguhi bazar UMKM. Beragam kegiatan turut digelar, mulai senam Gerak Ceria, lomba memasak, lomba mewarnai, hingga penampilan talenta muda seperti Alvaro Fernanda, Shinta Cantika dan Elvira Zahra Kirana. Helios Band juga turut menghibur pengunjung pada malam hari.

Layanan servis murah Yamaha juga hadir memberikan kemudahan bagi masyarakat selama acara berlangsung.

Gebyar UMKM dan Karnaval Gear Ultima 2026 digelar Dinkop UM Sidoarjo bekerja sama dengan Radar Sidoarjo dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga: Ajak Warga Hidup Sehat, Senam Bersama Semarakkan Gebyar UMKM Sidoarjo 2026

Selain menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk, mengasah kreativitas, membangun jejaring, sekaligus memperluas akses pasar.

Hudori pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kesuksesan acara, mulai panitia, Radar Sidoarjo, Bank Jatim, peserta karnaval, pelaku UMKM hingga masyarakat Sidoarjo.

Dengan ditutupnya rangkaian acara, semangat untuk mendorong UMKM Sidoarjo naik kelas diharapkan terus berlanjut. “Maju terus UMKM Sidoarjo, Bangga Buatan Indonesia!” pungkas Hudori.

Gebyar UMKM dan Karnaval Gear Ultima 2026 turut didukung PT STSJ Yamaha, Bank Jatim Cabang Sidoarjo, Air Mineral Prim-A, PT BFI Finance Indonesia Tbk, Perusahaan Gas Negara (PGN), Ramayana Ciplaz Sidoarjo, Siantar Top, Hotel Aston Sidoarjo, The Life Hotel Sidoarjo, Hotel Neo+ Waru Sidoarjo, 76 Happy Community dan PPDS (Putra Putri Delta Sidoarjo). (dik/gun)

 

Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar sidoarjo
hari terakhir UMKM Sidoarjo penutupan Event Sidoarjo Acara