RADAR SIDOARJO - Nugget yang selama ini dikenal sebagai makanan praktis berhasil disulap menjadi beragam hidangan kreatif dalam lomba memasak Gebyar UMKM dan Karnaval Gear Ultima 2026. Setelah 45 menit berjibaku di dapur, Pedalindo keluar sebagai juara pertama dengan kreasi nugget saus pedas asam manis.
Lomba memasak yang digelar di Halaman Parkir Ramayana Ciplaz Sidoarjo, Sabtu (29/8), tersebut mempertemukan enam pelaku UMKM pilihan dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.
Juara kedua diraih Kecamatan Buduran dengan menu nugget lada hitam yang mengantongi nilai 148. Sementara posisi ketiga diraih Kecamatan Sidoarjo.
Baca Juga: Tiga UMKM Adu Kreativitas dalam Lomba Masak di Gebyar UMKM Sidoarjo
Sejak lomba dimulai, masing-masing peserta langsung bergerak cepat. Setiap tim yang terdiri dari dua orang berbagi tugas, mulai menyiapkan bahan, mengolah nugget dengan kreasi masing-masing, hingga menata hidangan sebelum disajikan kepada tiga dewan juri.
Bahan utama berupa nugget telah disiapkan panitia. Tantangannya, para peserta harus mampu mengembangkan bahan sederhana tersebut menjadi sajian yang memiliki cita rasa, kreativitas, teknik pengolahan, sekaligus tampilan menarik.
Salah satu peserta dari Kecamatan Buduran mengatakan, timnya memilih mengolah nugget menjadi menu lada hitam yang dipadukan dengan nasi daun jeruk.
Baca Juga: Bekas Lahan Tidur Lapas Porong Sidoarjo Panen Lagi, Hasilkan 250 Kilogram Jagung
“Kami dari Kecamatan Buduran, menu untuk lomba hari ini nugget lada hitam. Pakai nasi daun jeruk. Biar ramai, semarak Kemerdekaan,” ujarnya.
Selain menu utama, Kecamatan Buduran juga memperkenalkan minuman unggulan berupa Queen Dawet yang disebut telah dipasarkan hingga ke luar negeri.
Ketatnya persaingan membuat dewan juri sempat kesulitan menentukan pemenang. Sebab, setiap peserta mampu menyajikan masakan dengan cita rasa dan kreasi yang berbeda.
Baca Juga: Banyak Pilihan, 30 Stan Fesyen hingga Makanan Ramaikan Gebyar UMKM Sidoarjo
Salah satu juri lomba memasak, Lainin Nadziroh, mengatakan seluruh peserta merupakan UMKM pilihan sehingga kemampuan mengolah makanan mereka relatif merata.
“Sampai kebingungan untuk menentukan pemenangnya. Karena masakannya enak semua. Mungkin yang membedakan kreasinya, teknik mengolahnya dan perpaduan rasa yang sempurna,” katanya.
Menurutnya, para peserta tidak sekadar mengandalkan rasa manis, tetapi mampu menghadirkan perpaduan berbagai cita rasa dalam satu hidangan.
Baca Juga: Wabup Mimik Ajak Warga Borong Produk Lokal di Gebyar UMKM Sidoarjo
“Enak semua. Ini adalah UMKM unggulan dari tiap kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Jadi memang benar-benar jago masak. Sampai bingung. Keren sekali, ibu-ibu ini luar biasa,” ungkapnya.
Penilaian juga mempertimbangkan bagaimana peserta mengolah bahan utama, kreativitas menu, teknik memasak, perpaduan rasa hingga penyajian.
Lainin menilai kreativitas para peserta juga dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengolah makanan sederhana di rumah menjadi hidangan yang lebih menarik dan tetap memperhatikan kesehatan.
“Mereka masak untuk putra-putrinya tidak terlalu lama, tapi tentunya masakannya sehat. Tentu ini sebagai contoh bagi keluarga yang ingin masak di rumah,” jelasnya.
Baca Juga: Alvaro Fernanda dan Shinta Cantika Bikin Gebyar UMKM Sidoarjo Makin Semarak, Wabup Mimik Ikut Tepuk
Lomba memasak menjadi salah satu rangkaian Gebyar UMKM dan Karnaval Gear Ultima 2026. Selain menjadi hiburan bagi pengunjung, kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mengasah kreativitas sekaligus memperkenalkan potensi produk olahan makanan.
Gebyar UMKM tersebut juga menghadirkan 30 stan UMKM binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Sidoarjo. Beragam produk unggulan ditawarkan kepada masyarakat, mulai batik khas Sidoarjo, kain tenun, fesyen, aksesori, kerajinan, hingga aneka makanan dan minuman.
Gebyar UMKM dan Karnaval Gear Ultima didukung PT STSJ Yamaha, Bank Jatim Cabang Sidoarjo, Air Mineral Prim-A, PT BFI Finance Indonesia Tbk, Perusahaan Gas Negara (PGN), Ramayana Ciplaz Sidoarjo, Siantar Top, Hotel Aston Sidoarjo, The Life Hotel Sidoarjo, Hotel Neo+ Waru Sidoarjo, 76 Happy Community, dan PPDS (Putra Putri Delta Sidoarjo. (dik/gun)
Editor : Guntur IriantoSumber : radar sidoarjo