RADAR SIDOARJO - Rasa cemas sempat dirasakan Dwi Septianti menjelang persalinan anak ketiganya.
Namun, kekhawatiran tersebut berubah menjadi ketenangan setelah ia mengetahui bahwa rangkaian pemeriksaan kehamilan hingga proses persalinan dapat dijalani dengan dukungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Warga Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, itu mengaku kehadiran JKN memberikan rasa aman bagi dirinya dan keluarga. Selain untuk persalinan, Dwi juga memanfaatkan layanan JKN untuk berbagai kebutuhan kesehatan keluarga, termasuk pengobatan anak.
“Waktu itu saya sempat deg-degan menjelang persalinan anak ketiga, tapi begitu tahu semuanya bisa ditanggung JKN, saya jadi lebih tenang. Dari periksa kehamilan sampai proses lahiran saya pakai JKN, semuanya berjalan lancar dan pelayanannya ramah,” ujar Dwi, Selasa (18/08).
Pengalaman tersebut membuat Dwi semakin yakin bahwa kepastian akses pelayanan kesehatan menjadi hal penting bagi setiap keluarga. Menurutnya, pelayanan yang diterima selama menjadi peserta JKN berjalan dengan baik, mulai dari proses administrasi hingga mendapatkan layanan kesehatan.
“Pelayanannya bagus, sangat bagus. Awalnya saya terdaftar sebagai peserta mandiri. Lalu, saya bekerja jadi sekarang terdaftar di kepesertaan JKN kelas I segmen PPU. Pengurusannya pun tergolong mudah,” ungkapnya.
Saat ini, Dwi terdaftar sebagai peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas I. Baginya, keberadaan JKN memberikan kepastian ketika dirinya maupun anggota keluarga membutuhkan pelayanan kesehatan secara tiba-tiba.
“Jadi, semisal kita punya JKN, rasanya kita ini sudah benar-benar terjamin ya. Semisal kita sakit atau mau melahirkan, kita jadi lebih tenang, karena kita sudah terjamin dengan JKN,” kata Dwi.
Tidak hanya merasakan manfaat layanan kesehatan, Dwi juga mengingatkan peserta lain agar memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif. Menurutnya, peserta perlu rutin mengecek status kepesertaan dan membayar iuran tepat waktu agar manfaat JKN dapat digunakan saat dibutuhkan.
“Yang penting kita rajin cek status kepesertaan dan bayar iuran tepat waktu bagi peserta JKN mandiri, sebelum tanggal 10. Kalau mudah lupa, bisa pakai autodebit lewat Aplikasi Mobile JKN, jadi otomatis terbayar di setiap bulan,” tambah Dwi.
Kemudahan pengelolaan kepesertaan juga dirasakan Dwi melalui Aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, berbagai layanan administrasi yang tersedia dalam aplikasi membantu peserta memperoleh informasi dan mengurus kebutuhan administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.
“Semuanya sekarang bisa lewat Aplikasi Mobile JKN, jadi nggak perlu repot-repot ke kantor. Tinggal buka aplikasi, semua bisa diurus sendiri dari rumah,” imbuh Dwi.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib, mengapresiasi pengalaman positif yang dirasakan Dwi dan keluarganya. Menurutnya, kisah peserta seperti Dwi menjadi gambaran bahwa Program JKN hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai momen penting kehidupan.
“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang aktif memanfaatkan seluruh fitur JKN, termasuk melalui Aplikasi Mobile JKN, agar akses terhadap layanan kesehatan bisa dirasakan lebih mudah dan menyeluruh oleh seluruh peserta,” ujar Munaqib.
Kisah Dwi menjadi gambaran bahwa Program JKN hadir memberikan rasa aman bagi keluarga, mulai dari kebutuhan pengobatan hingga momen penting seperti persalinan. Dengan menjaga kepesertaan tetap aktif dan memahami layanan yang tersedia, peserta dapat merasakan manfaat JKN secara optimal kapan pun dibutuhkan. (vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo