RADAR SIDOARJO - BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo memberikan apresiasi kepada badan usaha yang berkomitmen menjalankan kewajiban Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui kegiatan sosialisasi Satya JKN Awards 2026.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada badan usaha yang tertib mendaftarkan pekerja, memperbarui data kepesertaan, membayar iuran secara disiplin, serta mendukung keberlangsungan Program JKN di Kabupaten Sidoarjo.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib, menyampaikan bahwa kepatuhan badan usaha memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi pekerja dan keluarganya.
Menurutnya, kepatuhan tersebut menjadi wujud tanggung jawab badan usaha terhadap pekerja yang telah menjadi bagian dari perusahaan.
“Satya itu artinya kejujuran. Melalui Satya JKN Awards ini, kami ingin menegaskan bahwa kepatuhan badan usaha bukan sekadar memenuhi regulasi, tapi juga wujud kejujuran dan tanggung jawab terhadap pekerja yang mereka pekerjakan,” ujar Munaqib, Jumat (21/08).
Munaqib menjelaskan, capaian Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Sidoarjo tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk badan usaha yang telah memastikan pekerjanya terdaftar sebagai peserta JKN.
Kontribusi tersebut turut memperluas cakupan perlindungan kesehatan masyarakat pekerja di wilayah Sidoarjo.
“Sidoarjo bisa mencapai UHC salah satunya karena adanya dukungan dari badan usaha yang ada di sini. Untuk itu, apresiasi ini adalah bentuk terima kasih kami atas kontribusi badan usaha yang telah patuh dan mendukung keberlangsungan Program JKN,” terangnya.
Ia berharap kegiatan Satya JKN Awards 2026 dapat mendorong lebih banyak badan usaha untuk meningkatkan kepatuhan dalam menjalankan kewajiban Program JKN.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga berkomitmen memberikan pendampingan kepada badan usaha melalui Relationship Officer (RO) agar proses administrasi kepesertaan berjalan optimal.
“Badan usaha memiliki hak untuk direspons dengan baik oleh RO kami. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus hadir dan mendampingi badan usaha dalam menjalankan kewajibannya,” tambahnya.
Salah satu badan usaha yang merasakan manfaat kemudahan layanan BPJS Kesehatan adalah PT Go Clean Indonesia. Perwakilan PT Go Clean Indonesia, Louisa Iren, menyampaikan bahwa seluruh sekitar 7.000 karyawan perusahaan tersebut telah terdaftar sebagai peserta JKN.
“PT Go Clean Indonesia memiliki sekitar 7.000 karyawan yang seluruhnya sudah terjamin oleh BPJS Kesehatan. Dengan adanya Edabu, itu sangat memudahkan kami selaku PIC badan usaha untuk mendaftarkan pekerja ke Program JKN,” ujar Iren.
Menurut Iren, layanan Edabu membantu badan usaha dalam mengelola administrasi kepesertaan, terutama bagi perusahaan dengan jumlah pekerja yang besar. Ia juga menilai kepesertaan JKN memberikan manfaat bagi pekerja maupun keluarga mereka.
“Terdaftarnya karyawan ke dalam kepesertaan JKN itu sangat bermanfaat, bukan hanya untuk karyawan tapi juga keluarganya. Apalagi iurannya hanya dipotong sebesar 1 persen dari upah yang dilaporkan, jauh lebih ringan dibandingkan kalau harus mendaftar mandiri,” jelasnya.
Melalui Satya JKN Awards 2026, BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo berharap semakin banyak badan usaha yang berperan aktif dalam menjaga kepatuhan kepesertaan JKN. Badan usaha yang memiliki komitmen tinggi juga diharapkan dapat melanjutkan langkahnya hingga ajang penghargaan tingkat nasional.
“Kami berharap ada badan usaha dari Sidoarjo yang bisa melanjutkan langkahnya hingga ke Satya JKN Awards 2026 tingkat nasional di Jakarta. Ini menjadi motivasi bersama, bahwa kepatuhan dan kejujuran yang selama ini dijalankan bukan hanya diapresiasi di tingkat cabang, tapi juga bisa menjadi kebanggaan Sidoarjo di kancah nasional,” pungkas Munaqib. (vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo