Harga Ayam Potong di Sidoarjo Naik saat Maulid Nabi, Tembus Rp 43 Ribu Per Kg

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:03 WIB
BERKAH: Penjual ayam potong di salah satu pasar di Sidoarjo.
BERKAH: Penjual ayam potong di salah satu pasar di Sidoarjo.

RADAR SIDOARJO - Harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Sidoarjo melonjak menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Kenaikan terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat untuk berbagai kegiatan syukuran dan hajatan.

Baca Juga: Polisi Bongkar Arena Sabung Ayam di Krian Sidoarjo, Cegah Judi Kembali Beroperasi

Di salah satu pasar tradisional Sidoarjo, harga ayam potong yang sebelumnya berada di kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu per kilogram, kini menembus Rp 42 ribu-Rp 43 ribu per kilogram.

Pedagang daging ayam potong, Bubadari, mengatakan kenaikan harga mulai terasa menjelang Maulid Nabi.

Baca Juga: Viral Pengejaran Dua Pria di Tanggulangin Sidoarjo, Satu Orang Sembunyi di Plafon Ayam Geprek

Jika sebelumnya harga ayam berada di sekitar Rp 30 ribu per kilogram, kini mencapai Rp 43 ribu per kilogram.

“ Sebelum Maulid harganya masih Rp 30 ribu, sekarang naik jadi Rp 43 ribu. Naik lumayan banyak,” ujar Bubadari, Selasa (25/8).

Baca Juga: Temuan Ayam MBG Kurang Matang di Tarik Sidoarjo Jadi Bahan Evaluasi SPPG

Selain ayam potong biasa, harga ayam seleksi juga ikut mengalami kenaikan. Saat ini, ayam seleksi dijual sekitar Rp 55 ribu per kilogram.

Menurut Bubadari, kenaikan harga tidak lepas dari tingginya permintaan masyarakat menjelang Maulid Nabi.

Baca Juga: Polsek Tarik Sisir Lokasi Dugaan Sabung Ayam di Tarik Sidoarjo

Banyak warga membeli ayam dalam jumlah besar untuk kebutuhan hajatan, syukuran, sedekah, hingga makan bersama di masjid maupun lingkungan tempat tinggal.

“Karena Maulid, banyak yang membeli untuk acara syukuran dan kegiatan warga. Penjualan jadi lebih cepat,” katanya.

Tingginya permintaan itu turut mengerek volume penjualan pedagang. Penjualan ayam di lapaknya mencapai sekitar tiga kuintal atau 300 kilogram.

Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan penjualan pada hari biasa. Di sisi lain, pasokan ayam di sejumlah pasar menjadi lebih terbatas sehingga ikut mendorong kenaikan harga di tingkat pedagang.

Pedagang lainnya, Nurul, membenarkan harga ayam potong mengalami kenaikan cukup signifikan. Saat ini, harga berada di kisaran Rp 42 ribu-Rp 43 ribu per kilogram.

“Harga daging ayam terus mengalami kenaikan. Meski harga naik, alhamdulillah masih banyak pembeli karena menjelang Maulid Nabi,” ungkapnya.

Kondisi tersebut juga dirasakan masyarakat. Salah satu pembeli, Matsujai, mengatakan harga ayam saat ini sudah berada di kisaran Rp 40 ribuan per kilogram. Padahal sebelumnya hanya sekitar Rp32 ribu-Rp35 ribu per kilogram.

“Sekarang sudah Rp 42 ribu-Rp 43 ribu per kilogram,” ujarnya.

Pedagang memperkirakan harga ayam masih akan bertahan di level tinggi selama periode meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
naik Pasar Harga Ayam Maulid Nabi Muhammad SAW